Bogor24Update – Jembatan darurat yang dibangun sebagai pengganti sementara Jembatan Cigoha di Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, ambruk.
Jembatan tersebut dibangun sebagai langkah awal untuk akses masyarakat setelah Jembatan Cigoha ambruk diterjang hujan deras yang mengakibatkan banjir di aliran Sungai Cigoha pada Kamis 16 April 2026.
Kapolsek Tanjungsari, Iptu Ekka Sakti Koeswanto membenarkan kejadian ambruknya jembatan darurat yang belum lama dibangun tersebut.
“Iya, itu yang ambruk jembatan darurat yang dibuat oleh gotong royong desa, warga, pihak kepolisian dan Forkopimcam,” ujar Ekka kepada Bogor24update, Kamis 7 Mei 2026.
Ekka menjelaskan, jembatan darurat yang dibuat oleh kayu dan bambu itu ambruk karena tidak kuat menahan derasnya arus Sungai Cigoha.
“Ambruknya karena banjir yang sangat deras, tapi beruntungnya waktu itu ga ada korban jiwa,” ucapnya.
Akibat kejadian itu, kata Ekka, jembatan yang menghubungkan dua kampung sekaligus membuat akses warga menjadi lebih jauh untuk beraktivitas.
Lebih lanjut, Ekka mengaku akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bogor untuk mempercepat penanganan ambruknya Jembatan Cigoha.
Salah satu opsi yang tengah didorong adalah percepatan pembangunan jembatan bailey atau kembali membuat jembatan sementara yang lebih kuat.
“Jembatan Bailey masih belum ada karena saat ini masih tahap persiapan pemerataan tanah dulu, dan untuk jembatan daruratnya sih masih belum dibangun lagi sekarang,” pungkasnya.(*)






















