Bogor24Update – Belasan anjing dikabarkan masih berkeliaran bebas di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor pasca peristiwa bocah tewas.
Berdasarkan informasi yang didapat, ada sekitar 12 anjing yang masih berkeliaran.
Hal itu diungkap Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto usai menerima laporan dari warga setempat, Kamis, 11 Juni 2026.
“Terdeteksi ada sekitar 12 ekor anjing pemburu yang lepas, tapi empat ekor sudah berhasil ditangkap dan diperkirakan masih ada enam ekor lagi dalam proses pengejaran,” ujar Wikha dalam keterangannya.
Untuk meredam keresahan masyarakat, kata Wikha, Polri telah menerjunkan tim gabungan khusus seperti Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Ditpolsatwa Baharkam Mabes Polri.
“Terdiri dari satu regu Ditpolsatwa Baharkam Mabes Polri 10 personel berkekuatan dua ekor anjing pelacak (K9) spesialis, didukung satu regu personel Polres Bogor, serta enam personel dari Polsek Jasinga,” ucapnya.
Wikha menyebut, nantinya setiap anjing pemburu yang berhasil ditangkap akan langsung dievakuasi dan dibawa ke Markas Disatwa Mabes Polri.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya telah memeriksa 57 orang saksi dan menyita 21 unit mobil milik para pemburu babi, serta mengawal langsung pengujian sampel barang bukti ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI) hingga bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor untuk memastikan mitigasi bahaya rabies.
“Kami himbau masyarakat Desa Sipak untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa karena petugas sudah mengepung titik-titik rawan,” pungkasnya.(*)





















