Sukabumi24update – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, secara resmi membuka Pasim International Job Fair 2026 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PASIM, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Senin (27/7/2026)
Ajang ini menjadi magnet bagi ratusan pencari kerja yang ingin berkarir ke luar negeri dengan skema penempatan aman, legal, dan di bawah pengawasan pemerintah pusat.
Dalam kunjungannya, Menteri Mukhtarudin menegaskan komitmen pemerintah membuka peluang luas bagi lulusan SMK untuk bekerja di luar negeri. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing SDM Indonesia.
Kementerian P2MI menghadirkan 30 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dengan total lebih dari 5.000 peluang kerja.
Sektor yang dibuka mencakup konstruksi, hospitality, manufaktur, hingga pertanian. Sementara negara tujuannya meliputi Jepang, Korea Selatan, hingga kawasan Eropa.
Sejak pagi, area booth dipadati pencari kerja yang ingin mengadu nasib demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Salah satu pencari kerja, Sandi Kurnia, mengaku antusias dengan Program SMK Go Internasional yang diluncurkan.
“Saya berharap bisa berpeluang kerja di Jepang karena punya pengalaman dan bahasa yang sudah saya kuasai. Job fair ini juga memberi informasi kerja ke luar negeri yang aman dan legal, sudah dijamin pemerintah pusat,” ujar Sandi.
Pada kesempatan itu, Menteri P2MI juga meluncurkan Program SMK PASIM Go Internasional.
“Program ini langkah strategis menyelaraskan ekosistem pendidikan vokasi dengan standar industri dunia. Kami bekali siswa dengan kompetensi kerja, penguasaan bahasa asing, sertifikasi internasional, dan jaminan penempatan resmi,” kata Mukhtarudin.
Ia juga mengapresiasi Yayasan PASIM yang konsisten membangun ekosistem pendidikan terintegrasi, mulai dari pembekalan, pengembangan kompetensi, hingga perluasan akses kerja internasional.
Reporter: Panji aprianto
Lokasi: Kota Sukabumi





















