Bogor24Update – Tiga orang pria diduga melakukan pesta gay di sebuah kontrakan Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan video yang beredar, tiga orang pria tidak menggunakan baju terciduk berada dalam sebuah kamar saat digerebek oleh sejumlah warga sekitar.
Kemudian, ketiganya diarak oleh warga menuju kantor desa setempat untuk dimintai keterangan.
Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa membenarkan hal tersebut. Ia mengungkap, penggerebekan itu terjadi pada Kamis, 30 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.
“Iya semalam itu ada penggerebekan sama warga kaitan dugaan aksi gay tiga pria di kontrakan,” ujar Eddy kepada Bogor24update, Jumat 31 Juli 2026.
Eddy menjelaskan, penggerebekan mulanya diawali oleh kecurigaan warga yang melihat adanya dua orang pria tak dikenal datang ke rumah IS sejak sore.
Namun hingga malam hari, dua orang pria tak dikenal itu tidak kunjung keluar hingga warga berinisiatif melakukan penggerebekan saat istri dan anak pemilik rumah tidak ada di rumah tersebut.
“Ketika digerebek itu ketiganya ga pakai baju dan ketika ditanya bilangnya dua orang itu mau ngontrak di kontrakan yang dipunya pemilik rumah si IS,” ucapnya.
Usai digerebek, ketiganya lalu dibawa oleh warga sekitar ke kantor desa setempat dan diminta untuk meningggalkan Desa Tarikolot.
“Akhirnya sesuai kesepakatan, ketiganya diusir atau tidak diperbolehkan tinggal di Desa Tarikolot. Teruntuk IS yang merupakan asli warga situ dan telah memiliki istri dan anak, jadi istri dan anaknya mah tetap tinggal di situ,” tuturnya.
Hingga berita ini dimuat, pihak kepolisian masih belum bisa memastikan bahwa ketiganya penyuka sesama jenis. Mengingat, ketiganya enggan mengakui dugaan gay tersebut.(*)





















