Bogor24Update – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membuka opsi membangun satu rumah percontohan dengan atap berbahan ijuk atau rumbai sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan material atap tradisional menggantikan seng.
Meski belum menerima instruksi resmi dari Bupati, Pemkab Bogor melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) memungkinkan untuk membangun hal tersebut di wilayahnya.
Kepala Disperkim Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan bahwa kemungkinan itu ada sama seperti tindaklanjut Pemkab Bogor saat menerima dan melakukan konsep pada program Sekolah Rakyat di Kecamatan Jasinga.
“Proses tindaklanjutnya itu Pak Bupati biasanya memberikan satu contoh rumah dulu di beberapa tempat, sehingga nanti yang lain menyesuaikan,” kata Eko kepada wartawan, Selasa 4 Agustus 2026.
Untuk saat ini, lanjutnya, pihaknya masih menunggu instruksi resmi dari Bupati.
“Terkait arahan itu sampai saat ini masih belum ada instruksi dari Pak Bupati, nanti kalau sudah ada ditindaklanjuti kaitan itu,” jelas Eko.
Sebelumnya diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar masyarakat kembali menggunakan atap berbahan ijuk dan rumbai. Menurutnya, penggunaan seng yang saat ini banyak dipakai pada rumah-rumah di Indonesia berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.
“Aslinya bangsa Indonesia tidak pakai seng. Kalau perlu kita kembali pakai ijuk, kembali pakai rumbai,” kata Prabowo saat meresmikan renovasi bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis 30 Jili 2026.
“Seng ini cepat berkarat, karat ini tidak baik untuk kesehatan. Begitu banyak nanti penyakit paru-paru tanpa kita sadari,” sambungnya.(*)





















