Bogor24Update – Hasil uji lab sampel makanan bergizi gratis (MBG) yang diduga sebabkan puluhan orang keracunan di SDN Ciherang 01, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, bakal keluar pekan ini.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Irman Gafur mengatakan bahwa pihaknya telah mengikuti instruksi dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto untuk melakukan uji lab sampel MBG sejak kasus keracunan tersebut terjadi.
Namun, lanjut dia, hasil uji lab sampel MBG diklaimnya akan keluar dalam waktu dekat, yakni pada pekan ini.
“Hasil lab baru akan keluar 2-3 hari,” ujar Irman kepada Bogor24update saat dikonfirmasi, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Oleh karena itu, Irman meminta masyarakat tidak berasumsi secara liar mengenai kasus keracunan yang diduga oleh MBG tersebut.
“Ini baru diduga keracunan makanan (MBG),” singkatnya.
Sebelumnya, sebanyak 25 orang di SDN Ciherang 01 mengalami keracunan dengan gejala muntah-muntah hingga diare usai menyantap MBG dengan menu nasi putih, telur balado, tempe goreng, tumis wortel, brokoli, dan buah anggur, pada Kamis, 6 Agustus 2026 pukul 14.30 WIB.
“Ada 25 orang yang keracunan dengan terdiri dari 17 siswa, satu guru, dan tujuh orang tua siswa yang kemudian dirawat di Puskesmas Dramaga,” kata Kapolsek Dramaga, Iptu Zalukhu.
Akibat kejadian itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto meminta tim Dinkes Kabupaten Bogor untuk segera mengambil langkah cepat, yakni dengan menguji sampel MBG yang diduga menjadi penyebab puluhan orang keracunan.
“Kami dari Pemkab Bogor melalui Dinkes Kabupaten Bogor dan Puskesmas Dramaga sudah mengambil langkah, salah satunya mengambil sampel makanan yang sedang diuji di Labkesda Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy. (*)




















