Bogor24Update – Ribuan warga tumpah ruah memadati pelaksanaan Festival Merah Putih (FMP) 2026 di Kota Bogor, Minggu 9 Agustus 2026.
Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi perhatian masyarakat yakni Kirab Merah Putih dengan membawa bendera Merah Putih sepanjang 500 meter.
Kirab dimulai dari kawasan Tugu Kujang, Jalan Otista, kemudian melintasi Jalan Ir. H. Juanda dan Jalan Jenderal Sudirman hingga berakhir di Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan Festival Merah Putih merupakan tradisi yang telah dibangun di Kota Bogor dan tahun ini memasuki pelaksanaan ke-11.
“Tradisi ini sudah dibangun dari Bogor dan sudah berlangsung yang ke-11 kali. Ini meneguhkan komitmen kita semua, warga Kota Bogor, untuk selalu membangkitkan rasa nasionalisme, patriotisme, dan terus membangun kecintaan terhadap Tanah Air dan bangsa,” tegas Dedie.
Menurutnya, rangkaian Festival Merah Putih 2026 diisi berbagai kegiatan yang melibatkan hampir seluruh lapisan masyarakat. Setiap pagi dilaksanakan pengibaran Sang Saka Merah Putih, sedangkan sore hari dilakukan penurunan bendera.
“Dari segala macam kelompok, yang muda dan dewasa. Insya Allah menjadi satu perekat bagi warga Kota Bogor untuk terus sayang dan cinta kepada Tanah Air dan bangsa,” tuturnya.
Dedie menilai Festival Merah Putih perlu terus diwariskan kepada generasi muda. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan warisan para inohong yang memiliki visi jauh ke depan dalam membangun semangat kebangsaan.
“Kita juga harus menyiapkan generasi penerus. Kita harus wariskan nilai-nilai kebangsaan ini, nilai baik ini kepada para generasi muda Kota Bogor,” katanya.
Sementara, Ketua Festival Merah Putih 2026, Syahril M. Said, mengatakan FMP tahun ini memiliki 17 rangkaian kegiatan. Kirab Merah Putih menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak menarik perhatian masyarakat.
Tak hanya masyarakat secara umum, kata dia, yang hadir pada kegiatan tersebut juga datang dari kalangan pelajar mulai SD, SMP, SMA hingga mahasiswa
“Acara ini mengingatkan kita pada perjuangan bangsa yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita,” jelas Syahril
Syahril menegaskan, Kirab Merah Putih menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer dan melibatkan sekitar 60 elemen masyarakat Kota Bogor. Dalam kirab tersebut terdapat lima rangkaian bendera Merah Putih dan enam kelompok drum band.
“Satu bendera itu dipegang oleh 250 orang. Jadi ada lima bendera berarti 1.250 orang. Belum lagi dengan drumband dan elemen masyarakat yang ikut serta,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kirab Merah Putih menjadi salah satu acara puncak dari 17 rangkaian Festival Merah Putih 2026.
“Selain itu acara puncak lainnya ada Festival Kopi Legendaris yang berlangsung di kawasan Sempur pada 21–23 Agustus 2026,” pungkasnya.(*)



















