Bogor24Update – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan rotasi dan mutasi terhadap 67 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah, mulai dari jabatan eselon II, III, hingga IV, Kamis 1 Oktober 2026.
Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang sebelumnya kosong. Namun, dari puluhan pejabat yang dilantik, masih terdapat tiga jabatan eselon II yang belum terisi, salah satunya Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, total ada 67 pejabat yang dirotasi dan mutasi, mulai dari tingkat kepala dinas hingga camat.
“Hari ini kita melantik ada 67 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bogor untuk mengisi beberapa jabatan yang kosong,” ujar Rudy kepada wartawan di Cibinong.
Rudy menjelaskan, 67 pejabat yang baru dilantik tersebut telah melalui proses seleksi terbuka yang dilakukan tim akademisi dari sejumlah universitas sejak beberapa waktu lalu.
“Kemudian ASN itu kita angkat di jabatan-jabatan tertentu sesuai peraturan perundang-undangan yang kami tempuh, salah satunya adanya persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) maka langsung kita lantik,” ucapnya.
Menurut Rudy, rotasi dan mutasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kinerja sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Meski demikian, Rudy mengungkapkan masih terdapat tiga jabatan eselon II yang kosong setelah pelantikan 67 pejabat tersebut. Salah satunya adalah posisi Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bogor.
“Kenapa belum terisi? Karena beberapa pegawainya pensiun pada saat kita mengisi yang baru, jadi nanti mekanismenya sama melalui seleksi terbuka untuk yang masih kosong agar siapapun punya kesempatan tampil menunjukkan ide dan gagasannya,” pungkasnya.(*)





















