Bogor24Update – Jalan Saleh Danasasmita atau trase baru Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mulai dibuka untuk uji coba secara terbatas. Pembukaan jalan tersebut mulai dari pukul 07.00 sampai 19.00 WIB.
Langkah tersebut dilakukan sambil menuntaskan sejumlah penyempurnaan pada beberapa segmen pekerjaan serta memastikan kelayakan operasional sebelum dimanfaatkan masyarakat dengan optimal.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rr. Juniarti Estiningsih, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan UPT Balai Jalan I Provinsi Jawa Barat selaku pihak yang berwenang menangani proyek tersebut.
“Jadi kami sudah berkoordinasi, karena proyek jalan ini merupakan kewenangan UPT Balai Jalan I Provinsi Jawa Barat. Kami sudah berkoordinasi bahwa proyek ini akan selesai pengerjaannya pada 30 Oktober 2026,” ujar Esti, Selesa, 27 Oktober 2026.
Meskipun jalan sudah mulai diujicobakan, menurutnya masih terdapat beberapa segmen yang membutuhkan penyempurnaan dan perapian.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pelaksana proyek, jalan tersebut dibuka mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB. Namun, tidak menutup kemungkinan akses dapat ditutup sementara apabila terdapat pekerjaan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Tidak menutup kemungkinan apabila ada segmen seperti tadi, tadi ditutup sementara itu karena ada pemadatan pada bagian belokan untuk pelebaran jalan pengerasannya. Hal itu dilakukan supaya tidak membahayakan masyarakat yang menggunakan jalan,” jelasnya.
Penutupan sementara yang terjadi pada siang hari tadi, kata ia, dilakukan karena masih ada pengerjaan pelebaran dan pengerasan jalan. Setelah dilakukan koordinasi, proses pengaturan akses turut dibantu oleh Dinas Perhubungan (Dishub).
“Jadi tadi siang itu ditutup karena masih ada pengerjaan pelebaran pengerasan Jalan. Tapi setelah kami dikonfirmasi alhamdulillah dibantu oleh dishub sambil semua nya berprogres,” ucap Esti.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, berbagai pekerjaan penyempurnaan terus dilakukan, termasuk pemenuhan persyaratan kelayakan operasional, agar jalan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat Kota Bogor mulai 1 November 2026.
“Terkait dengan kelayakan operasional dan lain sebagainya semua berprogres untuk memenuhi supaya nanti betul-betul tanggal 1 dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Bogor,” tuturnya.
Meski begitu, penggunaan jalan trase baru Jalan Saleh Danasasmita saat ini masih dibatasi. Menurutnya, pembatasan tersebut diperlukan karena jalan akan dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga aspek keselamatan harus menjadi prioritas.
“Kalau memang surat kelayakan operasionalnya belum terbit, berarti kami tetap harus membatasi. Karena yang lewat jalan ini tidak saja kendaraan roda dua, tetapi juga roda empat, dan keamanannya harus betul-betul dijaga,” bebernya.
Terkait sertifikat atau surat kelayakan operasional, pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk memastikan instansi yang berwenang menerbitkannya, apakah Dishub Kota Bogor atau Dishub Provinsi Jawa Barat.
“Untuk sertifikat layak operasionalnya masih berproses, kita sedang berkoordinasi apakah ini dikeluarkan oleh Dishub Kota Bogor atau dikeluarkan oleh Dishub Provinsi atau mungkin dari seperti gimana, kita sedang berkoordinasi dengan Provinsi, ” jelasnya.
Ia menambahkan, selama persyaratan kelayakan operasional tersebut masih dalam proses, pengoperasian trase baru Jalan Saleh Danasasmita akan dilakukan secara terbatas.
“Selama itu belum keluar, Jalan masih dioperasionalkan mungkin agak sedikit dibatasi,” pungkasnya. (*)





















