Bogor24Update – Sebanyak 44 orang diduga mengalami keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Tanjungsari, Iptu Ekka Sakti Koeswanto membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya betul ada kejadian keracunan, itu berdasarkan data yang saya dapat ada 44 orang. 40 orang dirawat di puskesmas dan empat orang di klinik,” ujar Ekka kepada Bogor24update, Rabu 8 April 2026.
Ekka menjelaskan, peristiwa pada Senis 6 April 2026 itu bermula saat adanya program penerima manfaat MBG di salah satu posyandu kawasan Tanjungsari.
Saat itu, warga yang hadir mengkonsumsi hidangan MBG yang sudah disiapkan.
“Nah makanan itu dikonsumsi pada pukul 09.00 WIB oleh orang-orang di sana, tapi terasanya pada malam harinya yang mengalami diare dan dehidrasi,” ucapnya.
Karena merasakan gejala diare dan dehidrasi yang menyebabkan badan lemas, para korban memutuskan pergi berobat ke sejumlah puskesmas dan klinik, pada Selasa, 7 April 2026.
“Dari pengecekan ke puskesmas dan klinik itu para korbannya anak-anak dan ibu-ibu mayoritas, untuk penyebabnya saya masih belum bisa memastikan dari MBG,” tuturnya.
Saat ini, kata Ekka, Polsek Tanjungsari bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor sedang memfokuskan penanganan terhadap para korban.
“Fokus kepada pemulihan pasien pengobatan terlebih dahulu saat ini, khawatirnya ada susulan korban keracunan lagi. Makanya kita masih pantau klinik dan puskesmas updatenya,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinkes Kabupaten Bogor, Irman Gapur mengaku masih menelusuri terkait adanya 44 korban yang diduga mengalami keracunan karena MBG.
“Ini masih ditelusuri,” pungkasnya.(*)




















