Bogor24Update – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mencatat capaian positif dalam pendapatan pajak daerah. Sampai dengan 21 November 2025, realisasi pendapatan pajak telah mencapai 81,9 persen dari target yang ditetapkan sejak awal tahun.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim usai menghadiri Gebyar Pajak yang digelar Bapenda Kota Bogor di Fullbelly Eats, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Jumat, 21 November 2025 malam.
Dedie Rachim menjelaskan bahwa akumulasi pendapatan pajak tersebut berasal dari beberapa sektor utama, yaitu BPHTB, PBB, PKB, dan Pajak PB1. Dengan sisa waktu sekitar satu setengah bulan menuju akhir tahun, pihaknya optimistis dapat memenuhi target 100 persen realisasi pajak.
“Alhamdulillah, sampai dengan tanggal 21 November 2025 capaian pendapatan pajak Kota Bogor sudah di 81,9 persen. Masih ada waktu untuk mengupayakan capaian 100 persen sesuai target di akhir tahun,” ujar Dedie.
Dedie menyampaikan bahwa target pajak daerah dalam skema Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor ditetapkan Rp1,243 triliun. Sementara itu, APBD Kota Bogor berada pada kisaran Rp3,1 hingga Rp3,2 triliun.
Namun, pemerintah daerah harus bersiap menghadapi tantangan di tahun depan. Ada rencana pengurangan dana transfer ke daerah sekitar Rp250 miliar, sehingga upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak menjadi langkah prioritas.
“Ekstensifikasi dan intensifikasi pajak daerah harus jadi prioritas supaya pembangunan dapat berjalan dengan baik. Kalau realisasi pajak di bawah target, kita akan kesulitan membiayai pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga penanganan masalah sosial,” tegasnya.
Pemkot Bogor juga memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang telah patuh dan berkontribusi melalui pembayaran pajak.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada para pelaku usaha yang sudah patuh dan berkontribusi untuk pembangunan kota,” ucap Dedie.
Disamping itu, apresiasi juga ditujukan kepada berbagai instansi yang turut mendukung capaian pendapatan daerah, termasuk Kepala BPN, Bapenda Kota Bogor, Samsat atau P3DW, serta pihak lain yang berperan.
Wali Kota Bogor secara khusus juga memberikan apresiasi kepada Bapenda Kota Bogor dan seluruh jajaran atas kerja keras dalam mendorong optimalisasi pendapatan daerah.
“Mudah-mudahan target 100 persen tercapai di akhir bulan Desember,” pungkasnya. (*)






















