Bogor24Update – Road to Jazz Hujan ke-6 mengusung konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, kegiatan ini dilaksanakan secara on the street di area pedestrian Kota Bogor.
Ketua Panitia Jazz Hujan, Dinna Fajrina, menjelaskan bahwa lokasi yang dipilih memiliki makna tersendiri. Halte yang digunakan sebagai titik kegiatan merupakan halte yang telah direvitalisasi oleh sponsor utama Jazz Hujan, yakni Latika.
“Jadi memang semesta itu selalu mendukung . Semua terasa pas, seolah sudah diskenariokan oleh Tuhan,” ujar Dinna, dikutip Senin, 5 Januari 2026.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap dapat menghadirkan suasana dan warna baru bagi warga Bogor yang tengah menikmati fasilitas pedestrian, baik yang sedang berolahraga maupun sekadar beraktivitas di sekitar jalan, untuk ikut aktivitas yang telah disiapkan oleh panitia Jazz Hujan bersama Latika dan BJB.
“Mereka juga bisa menikmati musik jazz yang kami siapkan,” ucap Dinna.
Road to Jazz Hujan ini juga menuju acara puncak atau Big Bang Jazz Hujan, yang akan digelar pada 31 Januari 2026. Dinna berharap akan semakin banyak warga Bogor yang dapat menikmati dan merasakan keberagaman warna musik.
“Ini sejalan dengan tujuan Wali Kota Bogor, bahwa warga Bogor harus menikmati warna musik yang lain dan semua warna musik harus kita coba fasilitasi,” ungkapnya.
Dinna menambahkan bahwa setelah kegiatan ini, tidak akan ada lagi rangkaian road show. Apabila ada kegiatan lanjutan, konsepnya akan berupa musik on the street yang bersifat santai dan menghibur.
“Karena kita kita akan fokus langsung ke acara puncak Jazz Hujan pada 31 Januari
2026,” pungkasnya. (*)






















