Bogor24Update – Sebanyak 12 tim dari enam kecamatan di Kota Bogor mengikuti turnamen sepak bola Gerindra Cup yang digelar di GOR Bogor Selatan, Senin, 9 Februari 2026.
Turnamen sepak bola ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra dengan mengusung semangat Kompak Bergerak Berdampak.
Ketua Panitia Gerindra Cup, Irpan Effendi mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda, khususnya di Kota Bogor, untuk lebih giat berolahraga di tengah banyaknya fasilitas olahraga yang sudah tersedia di berbagai Kecamatan
“Kita ingin mengajak teman-teman generasi muda untuk aktif berolahraga. Karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat,” ujar Irpan kepada wartawan.
Menurutnya, olahraga menjadi salah satu kunci penting dalam menyambut generasi emas Indonesia ke depan. Dengan jiwa dan raga yang sehat, generasi muda diharapkan memiliki pola pikir yang jernih.
“Mungkin mampu menjauhkan diri dari pengaruh negatif seperti narkoba, judi online, dan hal yang memang dianggap merusak anak bangsa,”
Turnamen ini dilaksanakan selama satu hari, dimulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Setiap kecamatan mengirimkan dua tim, sehingga total terdapat 12 tim yang berlaga. Pada pelaksanaan kali ini, para peserta memperebutkan piala tetap.
“Ke depan mudah-mudahan ada piala bergilir. Bahkan, insyaallah TIDAR ingin membuat event ini menjadi TIDAR Cup, dengan perwakilan dari setiap kelurahan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah penjaringan bakat bagi generasi muda yang memiliki talenta di bidang sepak bola.
“Mudah-mudahan TIDAR bisa Jadi Wadah, Gerindra Cup bisa jadi wadah dimana dapet menjaring teman-teman yang punya talenta,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Irpan, pihaknya berencana untuk berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terkait pembinaan lanjutan bagi para pemain berbakat.
Pemilihan cabang olahraga sepak bola, lanjut Irpan, karena olahraga ini memiliki peminat yang sangat luas dan dapat dinikmati oleh semua kalangan.
“Sepak bola itu banyak yang suka, mulai dari kalangan bawah sampai atas menyukainya. Semua lini bisa masuk,” katanya.
Untuk batas usia peserta, panitia menetapkan maksimal 33 tahun, namun masih memberikan toleransi hingga usia 35 tahun apabila tim kekurangan pemain.
“Turnamen ini untuk umum, sebagian peserta mingkin berasal dari kader,” tutur Irpan.
Irpan menambahkan, ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi pemuda di Kota Bogor.
“Kita ingin pemuda kompak dalam kegiatan yang positif, menjauhi mabuk-mabukan, judi online, dan hal-hal negatif lainnya. Mudah-mudahan dampaknya bisa dirasakan, bukan hanya sekarang tapi juga di masa depan,” pungkasnya. (*)




















