Bogor24Update – REKA Bogor berkolaborasi dengan Jobstreet by SEEK Indonesia menggelar workshop Balai Kreatif Belajar Adopsi Literasi AI untuk Pelaku Usaha Kreatif Kota Bogor.
Kegiatan yang digelar di Auditorium Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, menjadi langkah konkret mendorong pelaku usaha kreatif mengadopsi Artificial Intelligence (AI) secara praktis, bukan sekadar teoritis.
Acara dibuka dengan penampilan musikalisasi puisi oleh kelompok Kebon Awi dari SMAN 1 Ciomas yang digawangi Doni Dartafian. Pertunjukan tersebut menandai semangat kolaborasi lintas generasi di era digital.
Workshop diikuti pelaku usaha kreatif Kota Bogor dengan rangkaian agenda mulai dari pembukaan, sambutan, pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga sesi penutup.
Ketua REKA Bogor, Georgian Marcello, dalam sambutannya menegaskan bahwa AI harus dipandang sebagai alat penguat bisnis.
“Menurut saya AI adalah tools yang bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan usaha kita. Mulai dari sisi digital marketing sampai urusan HR.” ujar Georgian Marcello, Senin 16 Februari 2026.
Ia menekankan bahwa pertanyaan hari ini bukan lagi “perlu atau tidak”, melainkan siapa yang lebih cepat beradaptasi. Dalam ekosistem bisnis kreatif yang kompetitif, kecepatan belajar menjadi kunci bertahan.
Dalam sesi rekrutmen, Head of Partnership Jobstreet by SEEK Indonesia, Eka Kurniawan, menjelaskan bahwa sebagian besar pelaku usaha masih menggunakan cara tradisional dan belum memanfaatkan platform teknologi rekrutmen. Masalah terbesar pelaku usaha yaitu kesulitan dalam menyaring kandidat pelamar secara efisien.
Padahal, UMKM merupakan penyerap 97% tenaga kerja di Indonesia. Tantangan terbesar bukan hanya mencari kandidat, tetapi menemukan kandidat yang benar-benar sesuai kebutuhan.
Jobstreet by SEEK Indonesia menawarkan solusi rekrutmen berbasis AI untuk membantu proses attract, search, and match kandidat. Dengan lebih dari 20 juta kandidat terdaftar dan lebih dari satu juta iklan lowongan dalam setahun di Indonesia, platform ini menghadirkan fitur estimasi kandidat “high-fit”, penargetan eksklusif, hingga pemeriksaan referensi terintegrasi.
Selain rekrutmen, workshop juga membahas pemanfaatan AI dalam strategi pemasaran melalui materi Digital Marketing 5.0. Topik ini dipaparkan oleh Business Development Lead Terra AI, Muhammad Faras Ramadhan.
Menurutnya, AI dinilai mampu membantu UMKM Kreatif menghemat waktu dan biaya sekaligus meningkatkan daya saing terhadap brand besar.
Tools seperti ChatGPT, Gemini, Canva, CapCut, hingga Google Analytics diperkenalkan sebagai bagian dari ekosistem AI yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha. Melalui studi kasus produk “Kopi Gula Liong Bulan”, peserta diajak memahami cara menyusun prompt, merancang konten, hingga menghasilkan materi visual komersial secara efektif.
“Teknologi tidak menggantikan kualitas produk, melainkan mempercepat penyampaiannya ke pasar,” kata Faras dalam paparan materinya.
Workshop ini menjadi bagian dari komitmen REKA Bogor untuk meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif agar adaptif terhadap perubahan teknologi. Literasi AI diharapkan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi berlanjut pada implementasi nyata dalam operasional bisnis sehari-hari.
Kolaborasi antara komunitas kreatif dan platform teknologi seperti Jobstreet diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM Kreatif Kota Bogor di era ekonomi digital. (*)




















