Bogor24Update – Menjelang bulan suci Ramadan harga daging sapi mulai mengalami kenaikan seperti halnya di Pasar Gembrong yang berada di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.
Salah satu pedagang daging sapi, Aldo (33), mengungkapkan bahwa harga daging has dalam (sender) saat ini dijual Rp140.000 per kilogram.
“Normalnya itu biasanya berada di kisaran Rp125.000 hingga Rp130.000 per kilogram. Kenaikannya hampir Rp10.000-an,” ujar Aldo di lapaknya pada Selasa, 17 Februari 2026.
Menurutnya, harga daging sapi masih berpotensi mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, harga daging sapi bisa menembus Rp150.000 hingga Rp160.000 per kilogram saat mendekati lebaran.
“Kalau lebaran ada kemungkinan naik lagi. Belajar dari tahun kemarin, harganya bisa sampai Rp150.000 hingga Rp160.000 per kilo,” ucapnya.
Aldo mengatakan, untuk hari ini, pembeli sudah mulai ramai. Selain daging sapi, ia juga menjual berbagai bagian lain seperti tulang iga. Namun, stok tulang iga saat ini telah habis.
“Tulang iga sekarang Rp90.000 sampai Rp100.000 per kilogram, naik dari harga normal Rp80.000 hingga Rp85.000 per kilogram,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu pembeli, Ibu Dewi (37), mengaku sengaja membeli daging lebih awal untuk persiapan Ramadan. Ia berencana mengolah daging sapi menjadi rendang atau semur untuk menu sahur.
“Iya, benar. Biasanya direndang atau disemur. Kalau tidak ya dibikin masakan lain,” ujarnya.
Selain membeli daging sapi, Dewi juga membeli daging ayam. Ia mengungkapkan daging tersebut tidak langsung dimasak, melainkan disimpan di dalam freezer sebagai stok.
“Soalnya kalau sudah puasa hari pertama atau kedua, biasanya tukang daging kadang belum jualan. Jadi kita buat stok di rumah,” pungkasnya. (*)




















