Bogor24Update – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes RI), Benjamin Paulus Octavianus menyambangi Kabupaten Bogor imbas tingginya kasus Tuberculosis (TBC).
Tercatat, pada tahun 2025 ada sekitar 28 ribu kasus TBC yang ditemukan di wilayah Kabupaten Bogor.
“Kehadiran kita di Bogor ini melakukan sosialisasi karena pemerintahan pak Prabowo dan pak Gibran mempunyai delapan program hasil terbaik cepat dalam bidang kesehatan,” ujar Benjamin kepada wartawan di Cibinong, Kamis, 26 Februari 2026.
Benjamin menyebut, tingginya kasus TBC di Kabupaten Bogor selama 2025 merupakan persoalan krusial secara nasional.
“Jadi bukan hanya sosialisasi saja, kami juga ngobatin pasien yang tidak mampu di desil 1 sampai 4 agar mereka bisa mendapatkan tunjangan uang Rp200 ribu dan tunjangan beras,” ucapnya.
Ia menegaskan, pemerintah bertekad untuk mengentaskan permasalahan TBC di tiap-tiap daerah, khususnya Kabupaten Bogor yang merupakan rumah dari Presiden Prabowo Subianto.
“Kita Kementerian Kesehatan memberikan pengobatan 100 persen gratis dan seluruh keluarganya diperiksa dicek gratis, jadi kalau ada temuan ya kita obati,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty membenarkan data 28 ribu kasus TBC tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa pengobatan sudah dilakukan sekitar 95 persen.
“Hanya 28.400 sekian, tetapi kita sudah obati sekitar 95 persen,” kata Fusia.
Untuk penanganannya, lanjut Fusia, hal itu dilakukan oleh puskesmas di tiap-tiap desa.
“Itu cara penanganannya sudah diatur semua di puskesmas, bahkan obatnya juga ada di sana,” pungkasnya.(*)






















