Bogor24Update – Tim Satgas Pelajar Kota Bogor bersama pihak kepolisian berhasil mengantisipasi terjadinya tawuran pelajar. Saat ini, 21 pelajar setingkat SMA tersebut diamankan di Mapolresta Bogor Kota.
Anggota Satgas Pelajar Kota Bogor, Martin mengatakan, awalnya pihaknya menerima informasi adanya sejumlah pelajar yang nongkrong di kawasan Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal.
“Awalnya kita mendapatkan informasi dari masyarakat ada yang menginformasikan lewat WA adanya sekelompok pelajar yang nongkrong dan mereka sempat teriak-teriak juga saat ada siswa lain melintas,” ujar Martin di Mapolresta Bogor Kota, Jumat, 12 Juni 2026.
Mendapat laporan tersebut, personel satgas langsung mendatangi lokasi. Saat tiba di tempat kejadian, para pelajar diketahui sedang duduk di pinggir jalan.
“Tadi kami amankan di lokasinya Jalan Sholeh Iskandar depan underpass. Personel kami melihat adanya tiga orang yang berusaha melarikan diri tapi akhirnya dikejar dan dapat satu orang yang kedapatan memang dia menyembunyikan tadi sajamnya dibawa baju dan yang dua lagi kabur,” jelasnya.
Kata ia, aksi tawuran belum sempat terjadi karena petugas lebih dahulu melakukan pencegahan.
“Ini belum sempat terjadi tawuran. Alhamdulillah ini bisa diantisipasi oleh tim Satgas Pelajar Kota Bogor dan kepolisian,” terangnya.
Oleh karena itu, pihaknya kembali mengingatkan kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka.
“Seperti yang sudah kami sampaikan untuk para orang tua, pada dasarnya kalau anaknya belum pulang ke rumah padahal dari sekolah sudah pulang, mohon untuk lebih peduli lagi dan mencari tahu posisi anaknya di mana. Apalagi kalau anaknya pulang sampai menjelang malam, karena banyak kejadian sepertinya,” ungkapnya.
Untuk tindak lanjut penanganan para pelajar yang diamankan, pihak satgas masih menunggu informasi dari Polresta Bogor Kota.
“Untuk sementara kami belum tahu untuk tidak lanjutnya seperti apa dari pihak Polresta Bogor Kota seperti apa,” kata Martin.
“Biasanya mungkin ada pemanggilan orang tua, tapi kalau untuk yang bawa sajam kami menunggu informasi lebih lanjut seperti apa,” sambungnya.
Ia menambahkan, untuk senjata tajam atau sajam yang telah diamankan oleh pihak kepolisian terdapat dua bilah.
“Untuk sajam sudah diamankan oleh pihak kepolisian ada 2, 1 sajam memang sudah dipegang salah satu anak dan 1 lagi dalam kondisi dibuang,” pungkasnya. (*)























