Bogor24Update – Kekayaan Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade, tembus Rp57 Miliar.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun pelaporan 2025 yang disampaikan kepada KPK pada 14 Januari 2026, total kekayaan Ade Ruhandi tercatat sebesar Rp57.684.975.000 setelah dikurangi utang sebesar Rp1,81 miliar.
Aset terbesar yang dimiliki Jaro Ade berupa tanah dan bangunan senilai Rp50,72 miliar. Selain itu, ia melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp5,44 miliar, kas dan setara kas Rp2,24 miliar, serta harta bergerak lainnya sebesar Rp1,06 miliar.
Jaro Ade menyebut, harta kekayaannya itu didapat dari hasil kerja kerasnya sebagai pengusaha sebelum menjadi pejabat publik.
“Harta yang saya miliki bukan diperoleh setelah menjadi Wakil Bupati Bogor, dari 2018-2024 saya bukan pejabat publik tapi seorang pengusaha,” ujar Ade kepada wartawan, Selasa 30 Juni 2026.
Orang nomor dua di Bumi Tegar Beriman itu menjelaskan, berbagai usaha dikembangkannya di luar Bogor hingga luar negeri. Bahkan, sampai menjadi pengurus di Kadin pusat.
“Saya tegaskan bahwa harta yang dapatkan berasal dari usaha dan tidak ada kaitannya dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” ucapnya.
“Jejak digital saya ada, saya berusaha sejak lama dan aktivitas saya juga terbuka. Jadi, masyarakat bisa melihat sendiri perjalanan usaha yang saya jalani,” sambungnya.
Bahkan, Ade mengaku bahwa saat ini harta kekayaannya justru berkurang setelah menjadi Wakil Bupati Bogor.
“Justru setelah menjadi Wakil Bupati harta saya turun. Kalau sebelumnya sekitar Rp62 miliar, sekarang tercatat sekitar Rp57 miliar. Setiap tahun nilainya menurun,” tuturnya.
Meski banyak yang beranggapan negatif tentang harta kekayaannya, kata Ade, dirinya tidak terlalu mempermasalahkan asumsi masyarakat tersebut.
“Saya kira itu bagian dari konsekuensi menjadi pejabat publik, ada yang namanya kritik, dimaki-maki itu sudah resiko. Ya, tapi saya tetap menghormati apa yang sekarang ramai dibicarakan,” pungkasnya.(*)






















