Bogor24Update – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mewanti-wanti masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau yang melanda wilayah Bumi Tegar Beriman.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan sepanjang periode Mei hingga Juni 2026 telah terjadi sekitar 31 peristiwa kebakaran di Kabupaten Bogor.
“Kebakaran itu terhitung sekitar sudah 31 kali, di antaranya ada enam kebakaran lahan, rumah, dan mobil,” ujar Yudi kepada Bogor24Update di Cibinong, Jumat 10 Juli 2026.
Menurut Yudi, sejumlah kejadian kebakaran tersebut dipicu oleh kondisi cuaca kering akibat musim kemarau yang tengah berlangsung di Kabupaten Bogor.
“Masyarakat masih belum memperhatikan kondisi musim kemarau saat ini, padahal beberapa kejadian kebakaran adalah karena musim kemarau seperti kebakaran lahan yang sangat mudah terjadi,” ucapnya.
Untuk menekan potensi kebakaran yang meningkat selama musim kemarau, Damkar Kabupaten Bogor akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penyebab awal munculnya api serta langkah-langkah pencegahannya.
“Masyarakat itu harus paham bagaimana api tiba-tiba muncul, karena kan pasti ada unsur-unsur yang menyebabkan terjadinya api,” tuturnya.
“Maka, yang kita lakukan adalah menunjuk para Wadansek untuk kita dorong melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)






















