Bogor24Update – Festival Kopyor 2026 kembali digelar di Kota Bogor, tepatnya di Kebun Kopyor PPKS Unit Bogor, Jalan Jabaru, Kecamatan Bogor Barat.
Penyelenggaraan ketiga ini menjadi agenda tahunan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebagai upaya pengenalan kepala kopyor ke khalayak yang lebih luas. Rencananya, puncak acara dari gelaran tersebut dilaksanakan selama dua hari terhitung 11 hingga 12 Juli 2026.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan Kebun Kopyor merupakan aset yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia dalam skala yang sama.
Menurutnya, potensi salah satu varietas unggul Indonesia tersebut dapat disinergikan dengan visi Kota Bogor sebagai kota riset, sains, dan kreatif yang berkelanjutan.
“Ini potensi yang sangat luar biasa. Daerah lain di Indonesia tidak ada yang memiliki kebun kopyor seluas ini. Saya ingin mensinergikan dan mengkolaborasikan dengan program Kota Bogor, yaitu menjadikan kota riset, sains, kreatif yang maju dan berkelanjutan,” kata Dedie.
Baca Juga : Festival Kopyor 2025 Resmi Dibuka, Dedie Rachim Dorong Kota Bogor Jadi City of Gastronomy
Dedie menambahkan, keberadaan Kebun Kopyor juga menjadi modal penting bagi pengembangan riset yang melibatkan perguruan tinggi dan berbagai pihak guna mewujudkan Kota Bogor sebagai City of Gastronomy.
“Untuk itu saya mohon dukungan jajaran Balai Penelitian Kelapa Sawit dan RPN,” ujarnya.
Ia menilai, potensi besar tersebut perlu diimbangi dengan pengembangan yang berkelanjutan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong kemajuan Kota Bogor.
Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Winarna, berharap Festival Kopyor dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.
“Kopyor diharapkan semakin memberikan warna bagi Kota Bogor,” ucapnya.
“Ini bagi kami memberikan nilai tambah. Semoga makin bagus dan semakin ramai,” tambahnya.
Baca Juga : 5 Restoran Sunda di Bogor dengan Pemandangan Indah, Cocok untuk Makan Bareng
Di tempat yang sama, Wakil Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Riza Arief Putranto, menjelaskan bahwa Festival Kopyor 2026 merupakan penyelenggaraan yang ketiga dengan tujuan merangkul masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pengembangan Kebun Kopyor.
“Kebun Kopyor yang dibuka merupakan yang pertama di dunia untuk agronomi dan pariwisata. Tujuannya adalah memperkenalkan kelapa kopyor sebagai salah satu varietas unggul kelapa di Indonesia, bahkan satu-satunya varietas di dunia,” pungkasnya.(*)





















