Sukabumi24update – Puluhan jurnalis televisi, cetak, dan online di Kota Sukabumi menggelar doa bersama untuk rekan-rekan jurnalis yang hilang saat bertugas meliput pasca erupsi Gunung Anak Krakatau. Kegiatan berlangsung di halaman Gedung Juang 45, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat malam (11/9/2026).
Dalam doa bersama tersebut, para jurnalis Sukabumi memanjatkan doa dan harapan agar ada secercah titik terang untuk menemukan para pewarta yang hilang tersebut.
Salah satu jurnalis online menceritakan pengalamannya pernah bekerja dan liputan bareng dengan salah satu jurnalis yang hilang.
“Dalam kondisi apa pun, korban yang bernama Bagus tak pernah mengeluh dalam menghasilkan karya. Bagus sendiri merupakan pewarta foto di salah satu media Antara Foto,” ujarnya.
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Sukabumi Raya, Apit Haeruman, mengatakan doa bersama digelar untuk memberikan semangat kepada keluarga korban serta berharap adanya titik terang dalam pencarian.
“Doa bersama ini kita gelar untuk memberikan semangat kepada keluarga korban serta berharap adanya titik terang dalam pencarian,” ujar Apit Haeruman, jurnalis MetroTV.
Dalam kesempatan tersebut Apit juga menekankan pentingnya keselamatan dalam bertugas. Menurutnya, jurnalis yang meliput di lokasi bencana harus didukung dengan pengalaman liputan di lokasi bencana serta kemampuan mumpuni menghadapi situasi di lapangan.
Hingga kini kelima jurnalis pewarta foto tersebut masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih terus menyisir sejumlah lokasi kejadian.
Penulis: Tim Redaksi sukabumi24update
Sumber: Apit Haeruman, Ketua IJTI Korda Sukabumi Raya.




















