Bogor24Update – Program 1001 Pasar Rakyat digelar di Lapangan Sakura, Desa Kotabatu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI).
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, 1001 Pasar Rakyat menjadi program percontohan untuk membuka akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“1001 Pasar Rakyat ini adalah kolaborasi yang menjadi piloting atau contoh agar fasilitas yang dimiliki oleh pemerintah, baik pemerintah pusat, daerah, BUMN, maupun BUMD yang memiliki lokasi strategis, untuk diberikan akses seluas-luasnya kepada UMKM supaya mereka bisa mengakses pasar secara langsung,” kata Muhaimin.
Menurutnya, pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya melalui pelatihan. Program tersebut juga perlu dilengkapi dengan akses pembiayaan serta akses pasar.
“Melalui program 1001 Pasar Rakyat ini, kita harapkan kolaborasi tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga mencakup akses pembiayaan dan yang terakhir tentu saja akses terhadap pasar,” ujarnya.
Muhaimin menjelaskan, konsep tersebut merupakan bagian dari ekosistem pemberdayaan masyarakat yang mencakup berbagai tahapan, mulai dari pelatihan, peningkatan kualitas dan sertifikasi, kurasi produk, akses permodalan, peningkatan kualitas produk, hingga akses pasar.
“Sehingga, konsep 1001 Pasar Rakyat ini bisa kita kembangkan di berbagai daerah agar tempat-tempat strategis milik pemerintah yang selama ini belum berfungsi secara optimal dapat dimaksimalkan dan diberikan kepada UMKM,” katanya.
Tempat-tempat strategis tersebut, lanjut Muhaimin, dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk berjualan, menggelar festival, sekaligus memperkenalkan dan mengeksplorasi produk mereka kepada masyarakat.
“Hari ini, terima kasih atas kerja sama dengan RRI yang melahirkan program 1001 Pasar Rakyat di Kabupaten Bogor. Tentu pemerintah akan terus mendorong akses pembiayaan, peningkatan kualitas mutu produk, sekaligus perluasan pasar,” ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Muhaimin juga mengunjungi sejumlah stan dan berdialog langsung dengan para pelaku UMKM. Sebelumnya, ia mengunjungi sentra kerajinan sepatu yang berada di Desa Kotabatu untuk melihat aktivitas dan produk yang dihasilkan para pengrajin.
Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo mengatakan, pihaknya bersyukur atas kolaborasi RRI melalui kegiatan RRI Fest dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat melalui program 1001 Pasar Rakyat.
“Kami berharap Bapak Menko ini berkesinambungan karena program ini penting dan tadi kita lihat Pak Menko langsung turun berinteraksi dengan para pengrajin sepatu untuk mendengarkan masukan langsung,” kata Hendrasmo dalam sambutannya.
Ia menambahkan, RRI memiliki peran untuk mengabarkan perkembangan kehidupan UMKM dan ekonomi kreatif kepada masyarakat. Hal tersebut diharapkan dapat turut memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat.
“Sejatinya adalah kami berharap RRI ini bisa mengabarkan kehidupan UMKM dan ekonomi kreatif guna memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian 1001 Pasar Rakyat di Kabupaten Bogor diawali dengan senam pagi dan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan kemudian diisi edukasi dan pelatihan bagi pelaku UMKM serta hiburan sebagai rangkaian puncak acara. (*)




















