Bogor24update – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putanto membantah adanya pungutan liar (pungli) sewa fasilitas mewah menyerupai apartemen untuk warga binaan di lapas tersebut.
Wisnu mengklaim, tidak ada satu pun aksi pungli sewa hunian fasilitas mewah Rp150 ribu per pekan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
“Insyaallah tidak ada di sini (pungli sewa fasilitas mewah untuk warga binaan),” ujar Wisnu kepada wartawan di Cibinong, Sabtu, 26 September 2026.
Wisnu menegaskan, apabila dugaan tersebut terbukti benar bisa langsung melakukan pelaporan serta menunjukkan bukti yang dimaksud.
“Kalau ada pungli bisa disampaikan langsung dan dibuktikan langsung,” ucapnya.
Selain soal pungli, Wisnu juga angkat suara terkait adanya temuan simulator golf saat pihak Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak (Sidak) beberapa waktu lalu.
Menurut Wisnu, simulator golf tersebut merupakan sarana olahraga biasa yang selalu ada di area gym.
“Itu hanya tempat fasilitas olahraga saja kemarin di samping gym,” tandasnya.
Sebelumnya, Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rasahan mengungkapkan, adanya sewa hunian fasilitas mewah Rp150 ribu per pekan bagi warga binaan saat melakukan sidak di Lapas Kelas II Cibinong, pada Rabu, 23 September 2026.
“Kami dapat informasi dari salah satu pengunjung bahwa suaminya di salah satu Blok A diminta uang oleh kepala kamarnya Rp150 ribu per pekan, ini fakta yang kami temukan di fasilitas itu,” kata Syafrida.
Padahal, kata Syafrida, Lapas Kelas IIA Cibinong telah mendapatkan status Wilayah Bebas Melayani dan Wilayah Bebas Korupsi.
“Seharusnya tidak ada pungli karena itu semua sudah difasilitasi oleh negara,” pungkasnya. (*)




















