Bogor24Update – APCO Group melalui anak perusahaannya, AJM, resmi mengamankan hak distribusi TermiPore dari India untuk pasar Indonesia.
TermiPore merupakan sistem pipa retikulasi bawah tanah antirayap berbasis struktur sarang lebah (honeycomb).
Teknologi tersebut diluncurkan di Graha Samida, Kebun Raya Bogor, setelah APCO Group menandatangani kesepakatan Joint Venture dengan perusahaan asal Singapura, Entech Global Solution, senilai Rp10 miliar.
Kesepakatan tersebut turut disaksikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.
Pemilik inovasi TermiPore, Pranav, mengatakan AJM akan mendistribusikan produk tersebut di Indonesia melalui kolaborasi dengan LEADS Environmental Health, distributor sains lingkungan asal Filipina.
Menurutnya, pasar Indonesia masih membutuhkan edukasi terkait sistem proteksi pra-konstruksi yang tepat sehingga pihaknya memutuskan untuk masuk ke pasar Indonesia.
“Pasar Indonesia sangat besar namun masih berada dalam tahap edukasi terkait sistem proteksi pra-konstruksi yang benar. Bersama LEADS dan AJM, kami berkomitmen memberikan sistem perlindungan bangunan terbaik bagi para pelanggan di Indonesia,” kata Pranav, dalam keterangannya.
Sistem TermiPore menggunakan pipa elastomer khusus yang dipasang di bawah lantai bangunan sebelum pengecoran. Sistem ini memungkinkan cairan termitisida disebarkan secara merata ke seluruh fondasi tanpa merusak struktur bangunan.
Keunggulan lainnya, pengisian ulang cairan ramah lingkungan dapat dilakukan dari luar bangunan. Dengan demikian, pemilik rumah maupun gedung tidak perlu mengebor keramik saat melakukan pengisian ulang cairan di kemudian hari.
Pranav berharap TermiPore dapat merevolusi standar industri pest control urban di Indonesia sekaligus memberikan perlindungan jangka panjang bagi aset properti komersial maupun residensial.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasinya terhadap kiprah APCO Group.
Menurut Dedie, keberhasilan entitas bisnis asal Bogor menembus rantai pasok global dan menarik investor luar negeri menunjukkan potensi pengusaha daerah.
Pemerintah Kota Bogor, kata dia, berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis lokal agar mampu bersaing di kancah internasional.(*)




















