Bogor24Update – Korban keracunan yang diduga disebabkan oleh Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, bertambah menjadi 103 orang.
“Total sudah ada 103 siswa-siswi yang ditangani di RSPG di sini,” ungkap Bupati Bogor, Rudy Susmanto kepada wartawan usai meninjau kondisi para korban di RSPG Cisarua, Rabu 21 Oktober 2026.
Rudy menjelaskan, 103 korban mengalami gejala pusing, mual, hingga badan lemas usai menyantap MBG tersebut yang diduga menjadi penyebab keracunan.
Meski begitu, lanjut Rudy, dari 103 korban yang mengalami keracunan tidak ada yang menjadi korban jiwa.
“Dari 103 itu mengalami gejala ringan dan gejala sedang, maka fokus kita saat ini adalah memastikan para siswa-siswi mendapatkan penangan medis yang terbaik. Oleh karena itu, kita tanggung semua biaya pengobatannya,” ucapnya.
Baca Juga : Breaking News! 80 Orang di SMPN 2 Cisarua Puncak Diduga Keracunan MBG
Adapun, kata Rudy, sampel makanan dan minuman dari MBG tersebut dibawa ke Labkesda Kabupaten Bogor untuk memastikan adanya bakteri pada makanan yang disantap para korban.
“Nanti setelah hasil uji lab keluar selama 3 hari, baru kita bisa menyimpulkan apakah ini betul-betul keracunan makanan atau minuman,” pungkasnya.(*)




















