Bogor24Update – Keberangkatan sebanyak 2.500 jemaah haji asal Kabupaten Bogor terancam tertunda akibat konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
“Sekitar 2.500-an jemaah haji insya allah (yang berangkat),” ujar Kepala Kementerian Agama Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin kepada wartawan, Selasa 3 Maret 2026.
Ia menjelaskan, akan ada dua kloter keberangkatan jemaah haji di Bumi Tegar Beriman. Pertama pada Rabu, 24 Maret 2026, dan kedua pada Kamis, 7 April 2026.
Namun, kata dia, jadwal tersebut terancam gagal karena maskapai yang digunakan para jemaah memutuskan menunda atau membatalkan penerbangan.
“Tapi kalau maskapainya tetap melakukan penerbangan insya allah tidak ada jemaah yang terdampak, karena ga semua maskapai menunda atau membatalkan penerbangannya,” jelasnya.
Meski begitu, kata Muslimin, saat ini pihaknya masih belum mendapatkan informasi terkait penundaan keberangkatan jemaah haji tersebut.
Sedangkan untuk jemaah umrah yang berada di Arab Saudi, tambah dia, pihaknya juga masih belum bisa memastikan jemaah asal Kabupaten Bogor yang tertahan.
“Sampai saat ini belum ada info dampak yang dialami oleh jemaah umrah asal Bogor,” pungkasnya.(*)





















