Bogor24Update – Berawal dari iseng, Ilham, pemilik NAO² Guppy Farm, di Jalan Kampung Buntar Nomor 9 RT 003/ RW 08, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, sukses mengembangkan usaha ternak ikan hias guppy.
Ilham mengaku, bahwa awalnya ia belajar beternak ikan guppy sebagai sampingan di tengah kesibukannya bekerja.
Saat itu, ia meminta beberapa pasang indukan ikan guppy dari temannya dan memeliharanya di dalam galon.
“Jadi waktu itu lebih bersifat riset, cuma ingin tahu, bisa tidak pelihara ikan guppy di galon. Jadi coba sedikit-sedikit. Karena belum paham perawatannya, sering mati. Tapi saya ambil lagi, pelihara lagi, terus belajar,” ujarnya, saat ditemui Bogor24Update, Minggu 15 Februari 2026.
Dalam prosesnya, Ilham sempat mencoba berbagai metode perawatan, mulai dari penggunaan air sumur hingga air PAM. Banyak kendala muncul, namun ia terus mencari solusi.
“Sekitar satu tahun mencoba dan belajar, akhirnya nemuin pola perawatan yang pas dan ikan dapat berkembang biak dengan baik, ” ucapnya.
Awalnya kata Ilham, dirinya hanya memelihara beberapa pasang indukan, namun setelah menemukan metode yang sesuai, Ilham mulai menekuni usaha ini secara serius.
selain itu, ia juga mendapatkan dukungan dari temannya yang biasa menyuplai ikan ke toko dan pasar ikan. Ilham mendapatkan bimbingan, bahkan ditawari bantuan pemasaran jika jumlah anakan ikan sudah banyak.
“Teman saya bilang, kalau anakan sudah banyak nanti dia yang ambil. Mulai dari situ saya berani pasarkan sedikit-sedikit,” ungkapnya.
Ilham pun mulai memanfaatkan media sosial, khususnya grup ikan guppy dil, sebagai sarana promosi. Ternyata, pasar ikan guppy memiliki komunitas tersendiri yang sangat aktif.
“Dalam satu hari, bisa terdapat lebih dari 100 postingan jual beli berbagai jenis guppy, termasuk jenis terbaru,” tuturnya.
Menurut Ilham, ia tertarik beternak guppy karena perawatannya relatif mudah. Ikan guppy dikenal sebagai ikan yang mampu beradaptasi dengan perubahan suhu air karena berasal dari perairan alami seperti sungai.
Saat ini, NAO² Guppy Farm memiliki beberapa jenis ikan guppy, seperti, Platinum Red Tail Dumbo Ear (PRTDE), Albino PRTDE, Platinum Red Mozaic Big Ear (PRMBE), Yellow Pingu, Albino Koi, Albino Sky Blue, Albino Full Platinum, Full Gold, Half Black (HB) White, Yellow Koi SB GB (Short Body Glass Belly), dan Blonde Koi SB GB.
Adapun harga, Ilham mematok kisaran Rp50.000 hingga Rp100.000 per pasang untuk ukuran indukan atau siap produksi, tergantung kualitas warna.
“Untuk usia remaja, dijual dengan harga Rp20.000 hingga Rp50.000 per pasang. Semua dengan kualitas dan jaminan genetik aman,” jelasnya.
Pemasaran NAO² Guppy Farm, lanjut ia, masih difokuskan melalui media sosial Facebook serta pencantuman lokasi usaha di Google Maps untuk memudahkan pelanggan menemukan tempat budidayanya.
“Disini buka setiap hari senin sampai minggu mulai pukul 07:00 WIB hingga pukul 17.00 WIB,” pungkasnya. (*)






















