Bogor24Update – Di penghujung Januari 202, Kebun Raya Bogor (KRB) mempersembahkan proses menuju mekarnya salah satu bunga paling ikonik di dunia, Amorphophallus titanum atau yang dikenal sebagai bunga bangkai raksasa.
Tepat di Minggu, 25 Januari 2026, Amorphophallus titanum atau bunga bangkai yang melegenda resmi terpantau dan memasuki fase awal menuju mekar di area koleksi bunga bangkai, tepatnya di tebingan Mata Air Kahuripan.
“Pada tahap awal pengamatan fase generatif, Amorphophallus titanum tercatat memiliki tinggi sementara 85 cm dengan lebar keliling kuncup 40 cm. Tumbuhan ini merupakan salah satu koleksi Kebun Raya Bogor yang ditanam pada 11 September 1992, dengan bibit yang berasal dari Sumatra, Jambi,” jelas Yudhistira selaku Horticulture Senior Manager dalam keterangannya dikutip Selasa, 27 Januari 2026.
Proses pemantauan dilakukan oleh tim hortikultura Kebun Raya Bogor. Sebagai salah satu bunga majemuk terbesar di dunia, setiap fase pertumbuhan Amorphophallus titanum selalu menyimpan cerita menarik, mulai dari kemunculan kuncup, pertumbuhan harian yang pesat, hingga momen mekar yang hanya berlangsung singkat dan sangat dinantikan.
Diperkirakan bunga bangkai raksasa ini akan mekar sempurna sekitar 3 sampai 5 hari kedepan. Peristiwa langka ini menjadi sorotan para peneliti, pecinta flora, serta masyarakat luas, mengingat siklus mekar titan arum yang tidak teratur dan hanya terjadi setelah tanaman mengumpulkan energi selama bertahun-tahun.
Koleksi Amorphophallus titanum di Kebun Raya Bogor telah menjadi bagian penting dari upaya konservasi flora langka Indonesia. Mekarnya spesimen kali ini menunjukkan keberhasilan pemeliharaan ex-situ yang konsisten dan berkelanjutan di bawah pengelolaan Kebun Raya Bogor.
Memiliki julukan “bunga bangkai raksasa” karena aromanya yang khas, titan arum menjadi simbol keunikan dunia tumbuhan Indonesia. Di habitat aslinya hutan tropis Sumatra tanaman ini semakin rentan akibat degradasi hutan, sehingga keberadaan koleksi di kebun raya memiliki nilai konservasi yang sangat penting.
Sementara itu, General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin, mengatakan setiap kali Amorphophallus titanum mekar, itu adalah momen yang sangat berarti dalam dunia botani. Ia mengatakan ini bukan hanya sebagai peristiwa unik, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya konservasi flora nusantara.
“Kebun Raya Bogor menjadi rumah konservasi bagi Amorphophallus terbesar di dunia, yaitu Amorphophallus titanum. Mekarnya bunga ini menandakan suksesnya fungsi konservasi pada Kebun Raya Bogor yang diemban oleh kami selaku mitra pengelola Kebun Raya,” ujar Zaenal.
Bunga bangkai raksasa ini pernah mekar di Kebun Raya Bogor pada 2020 silam, setelah enam tahun, bunga bangkai ini kembali mekar. Tim Kebun Raya Bogor akan terus melakukan pengamatan intensif serta membagikan perkembangan terbarunya. Mari ikuti perjalanan sang raksasa botani ini, dari kuncup hingga mekar sempurna. (***)






















