“Dan rencananya mereka akan diliburkan selama hari raya Idul Fitri dan seminggu setelah Idul Fitri,” ucapnya.
Dedi mengungkapkan, nantinya para sopir angkot yang diliburkan akan diberi kompensasi agar tetap dapat menikmati liburan bersama keluarga tanpa harus khawatir kehilangan pendapatan.
Ia berharap dengan diambilnya langkah seperti itu bisa mengurai kepadatan arus mudik 2025.
“(Harapannya) sehingga jalur-jalurnya akan menjadi kosong dan mengurangi kemacetan,” pungkas Dedi. (*)