Bogor24Update – Apel peringatan Hari Kanker Payudara Sedunia tingkat Kota Bogor digelar di Plaza Balaikota Bogor, pada Senin, 19 Oktober 2026. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, berdasarkan data, kasus kanker di Kota Bogor menunjukkan peningkatan setiap tahunnya.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang dapat memicu kanker, mulai dari faktor genetik, pola hidup tidak sehat, hingga penggunaan obat-obatan dalam jangka panjang tanpa pengawasan dokter.
“Persoalan kanker di Kota Bogor, kalau dari data, setiap tahun itu selalu meningkat. Ada beberapa faktor pemicu selain genetik, seperti pola hidup tidak sehat dan penggunaan obat yang terlalu lama yang tidak dalam pengawasan dokter itu juga bisa mengakibatkan adanya resiko timbulnya kanker,” ujar Dedie Rachim.
Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta apel yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Oleh karena itu dalam rangka kita memperingati Hari Kanker Payudara Sedunia saya berterimakasih kepada seluruh peserta apel, dari Polresta, Kodim ada, kemudian dari Dharma Wanitanya ada dan semuanya ada,” katanya.
Ia berharap peringatan ini menjadi momentum untuk memperluas penyebaran informasi mengenai kanker secara lebih masif dan komprehensif kepada masyarakat.
Edukasi yang tepat dinilainya sangat penting agar masyarakat memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini.
“Yang paling penting, kita mempunyai program CKG Smart (Cek Kesehatan Gratis Smart). Dari situ, sebetulnya jangan ditakut-takuti seolah-olah pemeriksaan ini kan tidak. Ini merupakan upaya promotif dan preventif supaya bisa mendeteksi dini,” tuturnya.
“Jadi hindari tuh, seolah-olah ini ada pemeriksaan kanker serviks, kanker payudara tidak, justru kita ingin mendeteksi dari awal dan bagaimana caranya tentu nanti bisa disampaikan dalam dialog-dialog langsung dengan masyarakat,” tambah Dedie Rachim.
Sementara itu, Ketua YKI Kota Bogor, Yantie Rachim menambahkan, dalam rangka memperingati Hari Kanker Payudara Sedunia, pihaknya akan mengunjungi enam pasien kanker payudara yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor, yang masih menjalani pengobatan dan membutuhkan dukungan.
“Kami akan membersamai mereka dan memberikan semangat serta mendampingi mereka. Karena mereka tidak sendiri, ada kami dari YKI Kota Bogor dan teman-teman jajaran samping yang akan terus mendampingi perjuangan mereka sebagai survivor kanker,” pungkasnya. (*)




















