Bogor24Update – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengklaim bahwa Pasar Jambu Dua sudah dalam kondisi siap menampung para pedagang kaki lima (PKL) dari Pasar Bogor yang ditertibkan belum lama ini.
Dedie menyebut, Pasar Jambu Dua sebagai lokasi relokasi PKL dari Pasar Bogor telah memiliki area bongkar muat, akses angkutan kota, serta sarana dan prasarana penunjang lainnya yang mendukung.
“Pasar Jambu Dua kami siapkan sebagai lokasi relokasi yang representatif. Kami pastikan daya tampung mencukupi, akses logistik lancar, dan fasilitas penunjang terus diperbaiki agar pedagang dan pembeli sama-sama nyaman,” ujar Dedie.
Dedie sendiri telah meninjau kondisi Pasar Jambu Dua. Bersama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, ia memastikan pembenahan di lokasi terus dilakukan.
Selain itu, lanjut ia, akses bagi kendaraan pengangkut komoditas sayur mayur yang dialihkan dari sekitar Pasar Bogor juga dipermudah melalui penonaktifan sementara gardu parkir.
“Perbaikan kami lakukan secara bertahap dan cepat, termasuk mempermudah akses kendaraan barang. Ini penting untuk menjaga kelancaran distribusi dan aktivitas perdagangan,” jelasnya.
Diperkirakan sekitar 200 pedagang relokasi akan mulai menempati Pasar Jambu Dua dalam beberapa hari ke depan. Para pedagang juga mendapatkan berbagai insentif yang diberikan oleh Perumda Pasar Pakuan Jaya bersama pihak pengembang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat untuk mulai menyesuaikan tujuan berbelanja ke Pasar Jambu Dua. Penertiban dan pembatasan akses di Jalan Bata, Jalan Roda, dan Jalan Pedati akan terus dilakukan hingga seluruh pedagang masuk ke dalam pasar dan tidak lagi berjualan di badan jalan maupun trotoar.
“Kami mengajak masyarakat untuk berbelanja di dalam pasar yang sudah disiapkan. Penataan ini demi ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan bersama,” pungkasnya.(*)





















