Bogor24Update – Kota Bogor kembali memiliki pilihan kuliner baru bagi para pecinta makanan Timur Tengah dengan hadirnya Gia Shawarma & Ayam Goreng, restoran yang membawa cita rasa shawarma khas Suriah.
Berlokasi di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, tepat di seberang Rumah Makan Pagi Sore, Gia hadir dengan konsep fast food yang memadukan shawarma autentik khas Suriah dengan menu ayam goreng yang lebih familiar bagi masyarakat Indonesia.
Grand opening Gia menjadi momen istimewa dengan kehadiran Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim serta H.E. Abdulmonem Annan, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Arab Suriah untuk Republik Indonesia, bersama para tamu undangan, mitra, keluarga, dan seluruh tim Gia.
Membawa Shawarma Asli Suriah ke Kota Bogor
Salah satu hal yang menjadi identitas utama Gia Shawarma & Ayam Goreng adalah komitmennya dalam menghadirkan shawarma dengan karakter dan cita rasa khas Suriah.
Menurut salah satu Ownernya, untuk menjaga keaslian tersebut, Gia menghadirkan chef yang berasal langsung dari Suriah, sehingga teknik pengolahan, penggunaan bumbu, proses memasak, hingga penyajian shawarma tetap mempertahankan karakter kuliner Suriah.
“Di balik dapur Gia terdapat Chef Ahmad Batal dan Chef Mohammad Shhadeh, dua chef asal Suriah yang menjadi bagian dari tim kuliner Gia,” ungkap salah satu owner Gia.
Keduanya membawa pengalaman dan keahlian dalam mengolah shawarma, mulai dari persiapan daging dan bumbu, proses pemanggangan secara vertikal, hingga penyajiannya kepada pelanggan.
“Kehadiran chef asal Suriah tersebut menjadi bagian penting dari konsep Gia dalam memperkenalkan pengalaman menikmati shawarma Suriah kepada masyarakat Bogor,” terangnya.
Owner Gia mengungkapkan bahwa mereka mengusung konsep fast food dengan spesialisasi shawarma, namun tetap membawa identitas dan karakter kuliner Suriah.
“Shawarma menjadi menu utama yang kemudian dipadukan dengan berbagai pilihan makanan yang lebih dekat dengan selera masyarakat Indonesia, seperti ayam goreng, nasi, kentang goreng, dan berbagai pilihan minuman,” bebernya.
Konsep ini membuat Gia dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Masyarakat Indonesia dapat mencoba pengalaman kuliner Suriah, sementara masyarakat Suriah dan komunitas Arab di Indonesia dapat menikmati makanan yang membawa cita rasa yang dekat dengan kampung halaman.
Gia Shawarma & Ayam Goreng hadir di kawasan Kota Bogor, salah satu kawasan yang mudah dijangkau dan dikenal oleh masyarakat Bogor.Berada tepat di seberang Rumah Makan Pagi Sore, sehingga lokasinya mudah ditemukan oleh pelanggan yang datang dari berbagai arah.
Dengan lokasinya yang strategis dan konsep kuliner yang berbeda, Gia diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan baru bagi masyarakat Bogor yang ingin menikmati makanan cepat saji dengan cita rasa Timur Tengah.
Gia Shawarma & Ayam Goreng berada di bawah naungan PT Gia Maharani Group. Dalam pendirian dan pengembangan perusahaan, Firas Hasan menjabat sebagai Direktur Utama, sementara Meilenia Maharani menjabat sebagai Direktur Eksekutif.
Berdirinya Gia merupakan hasil dari visi, kerja sama, dan dukungan para investor dan mitra. Para investor yang turut menjadi bagian dari perjalanan Gia adalah Molham Alabdullah, Soleiman Elali, Mazen Ibrahim, dan Gheiath Ali.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadirkan restoran yang membawa identitas kuliner Suriah ke Kota Bogor.
Firas Hasan yang berasal dari Suriah, menjabat sebagai Direktur Utama PT Gia Maharani Group dan menjadi salah satu penggagas utama Gia.
Berbekal kedekatan dengan budaya dan kuliner Suriah, Firas memiliki visi untuk memperkenalkan shawarma dengan cita rasa dan karakter khas Suriah kepada masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Bogor.
“Gia bukan hanya tentang membangun sebuah bisnis restoran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya kuliner Suriah kepada masyarakat Indonesia dan mempertemukan dua budaya melalui makanan,” tuturnya.
Visi tersebut diwujudkan dengan menghadirkan Chef Ahmad Batal dan Chef Mohammad Shhadeh yang berasal langsung dari Suriah, untuk menjaga karakter kuliner Suriah dalam menu shawarma Gia.
Sebagai Direktur Utama, Firas turut memberikan arah dan visi terhadap perkembangan Gia bersama seluruh tim dan pihak yang terlibat.
Grand Opening Gia Dihadiri Wali Kota Bogor dan Duta Besar Suriah
Grand opening Gia Shawarma & Ayam Goreng pada 12 September 2026 kemarin, menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan restoran ini.
“Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi sebuah kehormatan bagi Gia sekaligus memperkuat semangat restoran untuk mempertemukan unsur kuliner dan budaya Indonesia dengan Suriah,” ujar Meilenia Maharani, Direktur Eksekutif PT. Gia Maharani Group.
Rangkaian grand opening meliputi penyambutan tamu, pemotongan pita, pengenalan Gia, sambutan dari para pihak yang terlibat, doa bersama, hingga kegiatan sosial berupa pemberian santunan dan bingkisan kepada 40 anak yatim.
“Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari harapan Gia agar perjalanan bisnis ini tidak hanya memberikan manfaat melalui kuliner, tetapi juga dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat kepada masyarakat sekitar,” pungkasnya. (*)




















