Bogor24Update – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Barat digelar di Aula Kecamatan Bogor Barat pada Senin 19 Januari 2026.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya mengasah potensi wilayah Bogor Barat yang diibaratkan sebagai “intan” yang memerlukan sentuhan program yang tepat.
Ia juga menyoroti perlunya penataan ulang di beberapa titik strategis yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Dedie pun menginstruksikan jajaran Kecamatan Bogor Barat untuk mulai melakukan langkah penertiban, khususnya di sepanjang Jalan Dr. Semeru hingga Jalan Brigjen Saptaji.
Selain penertiban, pembangunan infrastruktur diarahkan pada pembuatan Detail Engineering Design (DED) untuk jalur tembus dari Bubulak menuju Cifor, Situ Gede, hingga Cangkurawok dan Dramaga.
“Merujuk pada persiapan selesainya program waste to energy di Galuga. Kita memang membutuhkan sebuah akses baru ke wilayah Dramaga agar tidak membebani volume jalan yang ada di jalan yang eksis saat ini,” kata Dedie.
Ia juga menginstruksikan para Lurah untuk melakukan pendataan ulang yang lebih spesifik atau field data. Data yang mampu menangkap permasalahan rill di lapangan, seperti jumlah anak difabel atau kebutuhan guru pendamping di tiap kelurahan.
“Lurah mesti bisa membuat field data baru agar kita bisa mengambil kebijakan yang lebih tepat manakala datanya juga valid dan datanya up to date,” katanya.
Senada dengan Wali Kota Bogor, Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Rifky Alaydrus, mengonfirmasi adanya tugas khusus bagi Camat untuk membenahi PKL di Jalan Dr. Semeru serta Abdullah bin Nuh, mulai dari Lotte hingga Bubulak.
Politisi PAN ini juga menyebutkan kelanjutan pembangunan infrastruktur seperti GOR dan Taman Yasmin Sektor 6.
Menatap 2027, DPRD berencana menginisiasi “Pokir (Pokok Pikiran) Kolaborasi”, yang melibatkan 11 anggota legislatif dari daerah pemilihan (Dapil) Bogor Barat.
“Kita coba dengan kolaborasikan dari 11 anggota DPRD agar (hasilnya) lebih monumental, tidak sepotong-sepotong. Mudah-mudahan bisa menjadi legacy di kepemimpinan periode saat ini,” pungkas Rifky.
Sementara itu, Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi, mengharapkan Musrenbang kali ini bisa berjalan sesuai dengan perencanaan.
“Saya harap terealisasi dengan baik dan pembangunan bisa menjadi pemecahan masalah di wilayah. Kami siap mengikuti instruksi dan arahan Wali Kota Bogor,” tutupnya. (*)






















