Ia memperkirakan akses jalan yang terputus akibat longsor tebing kali Cipakancilan itu sepanjang sekitar 20 meter dengan tinggi lebih dari 15 meter.
“Longsor sekarang, yang kedua ini cukup parah dan akses jalan terputus. Nah ini harus di TPT (tembok penahan tanah) kayaknya,” paparnya.
Rudi menjelaskan, untuk aktivitas warga saat ini harus melewati jalan lain di wilayah RW06, seperti Kampung Sawah serta Bale Kambang.
Sementara pantauan di lokasi, longsornya tebing tersebut selain memutus akses jalan, juga mengancam bagunan Majelis Ta’lim Wal Muzakkaroh Ar Ridho dan gudang di sekitar lokasi kejadian.
Tak hanya itu, kondisi aspal jalan dari titik terputusnya jalan hingga mulut Gang Saluyu juga tampak mengalami keretakan.