Bogor24Update – Musim kemarau panjang diprediksi bakal melanda wilayah Kabupaten Bogor mulai Mei 2026.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengatakan bahwa perkiraan itu didapatinya usai berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Perkiraan masuk musim kemarau mulai dari bulan Mei karena Aprilnya itu kemarau terjadi di Indonesia bagian timur, wilayah Indonesia bagian barat masuk di bulan Mei,” ujar Ade kepada wartawan, Sabtu 11 April 2026.
Ade menyebut, saat ini wilayah Kabupaten Bogor kondisinya masih dilanda bencana hidrometeorologi seperti banjir dan angin puting beliung.
“Bencana hidrometeorologi masih berlangsung, bahkan kita masih terapkan kondisi tanggap darurat bencana,” ucapnya.
Meski begitu, Ade berencana akan menggelar rapat koordinasi (Rakor) dalam waktu dekat untuk menghadapi musim kemarau.
“Insya allah akan ada rakor untuk kesiapsiagaan bencana kekeringan. Nah, untungnya kita sudah punya peta kerawanan kekeringan berdasarkan data empiris beberapa tahun ke belakang yang telah kita kumpulkan,” tuturnya.
Dengan telah adanya peta lokasi kerawanan kekeringan itu, Ade berharap 168 titik toren air atau sumur bor yang telah dibangun bersama SKPD terkait bisa menjadi solusinya.
“Masih ada 168 titik toren air atau sumur bor yang dibangun bersama stakeholder lain beberapa tahun lalu, jadi saya berharap kekeringan tidak jauh lebih buruk dari 2023,” pungkasnya.(*)




















