Bogor24Update – Perjuangan mencari nafkah di usia senja dijalani Karjito, seorang penjual peyek kacang asal Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Di usianya yang telah menginjak 80 tahun, ia tetap berkeliling berjalan kaki demi menafkahi keluarga kecilnya.
Meski rambut dan kumisnya telah memutih, semangat Karjito tak pernah surut. Setiap hari, sejak pagi hingga sore, ia menyusuri sejumlah wilayah untuk menjajakan peyek kacang buatannya.
Karjito mengaku kerap berjalan kaki dari kawasan Lapangan Siaga Bojonggede hingga pusat Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor di Cibinong.
Bahkan, aktivitas itu tetap ia jalani meski sedang menunaikan ibadah puasa.
“Iya, lagi puasa. Saya jualan jalan kaki setiap hari. Kadang sampai ke Pemda sini, kadang juga sampai Pasar Cibinong,” ujar Karjito saat ditemui wartawan di kawasan Cibinong, Jumat 13 Maret 2026.
Namun, perjuangan panjang itu tak selalu sebanding dengan hasil yang diperoleh. Ia mengaku dagangannya kerap sulit terjual meski berjualan di kawasan pusat pemerintahan.
“Kadang laku, kadang tidak. Agak susah juga lakunya walaupun jualan di Pemda,” ucapnya.
Meski demikian, Karjito tetap optimistis bahwa rezeki selalu ada bagi siapa pun yang berusaha. Ia pun telah menekuni pekerjaan berjualan peyek kacang ini selama sekitar 30 tahun.
“Saya sudah jualan sekitar 30 tahunan. Rezeki pasti ada saja,” tuturnya.
Karjito yang memiliki tiga orang anak sebenarnya sempat diminta berhenti berjualan oleh keluarganya. Namun ia memilih tetap beraktivitas karena alasan ekonomi, sekaligus untuk menjaga kesehatannya.
Menurutnya, terlalu lama berdiam diri di rumah justru membuat tubuhnya terasa sakit.
“Saya punya tiga anak, semuanya sudah kerja. Tapi kalau di rumah saja badan suka sakit, jadi lebih baik saya jualan,” ungkapnya.
Untuk penghasilan, Karjito mengaku tidak pernah menentukannya secara pasti. Setiap bungkus peyek kacang yang dijualnya seharga Rp5 ribu langsung ia serahkan kepada sang istri di rumah.
“Istri saya juga tidak pernah menghitung. Saya jualan dapat berapa, ya langsung saya kasih ke istri,” pungkasnya.(*)





















