Bogor24Update – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor menyelenggarakan kegiatan “Penyegaran dan Penguatan Andalan, Badan Kelengkapan, serta Organisasi Pendukung” pada Sabtu, 11 April 2026. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat internal organisasi dalam menghadapi tantangan era digitalisasi.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor dihadiri oleh Sekretaris Kwarcab Kak Ronny, Waka Humas dan TI Kak Aldho, Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI) Kak Gunadi jajaran Dewan Kehormatan beserta para Andalan.
Acara ini secara resmi menjadi momentum krusial bagi para pengurus untuk menyelaraskan gerak sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) 2025–2030 yang telah disusun.
Dalam sambutanya, Waka Orgakumrenbang, Kak Naufal Isnaeni, yang mewakili Ketua Kwarcab Kota Bogor, menyampaikan bahwa tema yang diusung dalam pertemuan ini adalah “Akselerasi Kemajuan dan Nyalakan Kemanfaatan”.
Tema tersebut merupakan turunan dari visi besar Pramuka Kota Bogor untuk menjadi organisasi yang maju, modern, amanah, dan berprestasi.
“Era digitalisasi menuntut kita untuk melakukan transformasi. Masyarakat menuntut Pramuka untuk hadir dan berperan langsung, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan hidup yang efisien,” ujar Kak Nauval dikutip Minggu, 12 April 2026.
Tata kelola Pramuka di Kota Bogor, kata ia, kini mulai menunjukkan kemajuan signifikan dengan adanya target kinerja yang terukur.
Menurutnya, setiap kegiatan Pramuka ke depan tidak boleh hanya sekadar seremoni atau menggugurkan kewajiban saja. Dampak dari setiap program harus dapat dirasakan nyata oleh masyarakat luas.
“Kita harus meningkatkan sistem monitoring dan evaluasi. Format kegiatan akan terus diperbaiki agar dampaknya terukur. Badan kelengkapan pun harus bergerak sinkron dan kolaboratif, tidak boleh berjalan sendiri-sendiri atau ‘sana-sini’ tanpa substansi yang jelas,” tegasnya.
Selain penguatan internal, kegiatan ini menjadi istimewa karena menghadirkan narasumber dari tingkat Kwartir Nasional (Kwarnas).
Kehadiran para ahli dari pusat tersebut diharapkan mampu memberikan standar nasional yang dapat diimplementasikan di tingkat lokal.
“Kita harus berpikir secara global, namun tetap bertindak secara lokal. Kehadiran narasumber dari Kwarnas adalah kesempatan langka untuk memperkuat kapasitas andalan Kota Bogor,” jelas Kak Nauval.
Sesi materi diisi oleh para pakar di bidangnya, di antaranya Kak Ibrohim dari bidang Orgakumrenbang, serta Kak Laiyin Nento dan Kak Azrul Roza dari Pusdiklat Kwarnas.
Ketiga pembicara tersebut membedah mengenai standarisasi tata kelola organisasi hingga peningkatan motivasi pengabdian bagi para Andalan agar terhindar dari demotivasi dalam menjalankan roda organisasi.
Melalui penyegaran ini, Kwarcab Kota Bogor berharap seluruh pengurus dan badan kelengkapan memiliki motivasi tinggi untuk terus mengabdi.
Dengan demikian, Pramuka Kota Bogor tetap menjadi teladan terdepan dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan lingkungan di masa depan. (*)





















