Bogor24Update – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, meminta para pengusaha tambang untuk berkolaborasi membangun jalan khusus angkutan tambang.
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, penyelesaian tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang bisa ditangani.
“Soal jalan khusus tambang jika mau cepat itu perlu dilaksanakan secara kolaboratif, dan para pengusaha tambang tadi komitmen akan berkontribusi juga untuk membangun jalur khusus tambang,” ujar Ajat usai pertemuan Pemkab Bogor bersama pengusaha tambang di Pendopo Bupati, Selasa 13 Januari 2026.
Langkah pertama yang dilakukan Pemkab Bogor untuk merealisasikan jalan tambang sepanjang 15 kilometer itu yakni pembebasan lahan.
Untuk hal ini, Pemkab Bogor mengalokasikan sebesar Rp100 miliar Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor tahun 2026.
Namun, kata Ajat, dengan adanya bantuan dari para pengusaha tambang itu APBD Kabupaten Bogor menjadi tidak digunakan sepenuhnya untuk jalur khusus tambang.
“Sehingga Rp100 miliar itu bisa kita pakai untuk konstruksi lain,” ucapnya.
Ajat menambahkan, rencana itu nantinya bakal disampaikan Pemkab Bogor ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
“Insya allah akan disampaikan ke Gubernur Jawa Barat di Minggu depan, sehingga ini bisa saling menjaga dari sisi tambangnya maupun lingkungannya,” tuturnya.
Dalam pertemuan itu, Ajat dan para pengusaha tambang berharap rencana itu bisa meluluhkan hati Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk membuka kembali operasional tambang di tiga kecamatan tersebut.
“Harapannya mudah-mudahan ada pembukaan tambang kembali, tentunya dengan yang lebih selektif dari pak Gubernur sendiri,” pungkasnya.(*)






















