Bogor24Update – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan pembangunan dan penataan kota tidak hanya terpusat di tengah kota, tetapi juga dilakukan secara bertahap dan merata di berbagai wilayah.
Jalan Dr. Sumeru yang sebelumnya kumuh dan semrawut kini mulai ditata. Penataan ini merupakan kelanjutan dari upaya pembenahan kawasan Bogor Barat yang sebelumnya dilakukan di Jalan KH Abdullah bin Nuh.
Saat Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau proses penataan tersebut, di lokasi terlihat banyak sampah yang menyumbat saluran air serta sejumlah karet fan belt yang berserakan.
“Kita mau, Jalan Sumeru ini jangan kumuh terus. Saya sudah tata dari mulai depan ruko-ruko itu, normalisasi saluran air, yang waktu itu ada ular juga sebesar batang pohon kelapa di sana. Nah, jadi itu kita mulai, kemudian ke sini, kemudian kita akan teruskan nanti ke Jalan Mawar, Jalan Merdeka, kemudian nanti kita akan integrasikan dengan Pasar Merdeka. Kita tertibkan semuanya,” ujar Dedie Rachim, Rabu, 14 Oktober 2026.
Saat ini, Pemkot Bogor juga tengah membangun pedestrian dari Simpang Jalan Mawar hingga Jalan Merdeka. Penataan tersebut selanjutnya akan diintegrasikan dengan pedestrian di Jalan Dr. Sumeru.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat merasakan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Kota Bogor.
“Jadi pembangunan bukan hanya di tengah kota, di Barat dibangun, di Selatan dibangun, di Timur dibangun, di Tanah Sareal dibangun, di Utara dibangun. Jadi kita tentunya ingin pembangunan itu lebih merata dan dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya. (*)




















