Bogor24Update – Menindaklanjuti kunjungan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim pada Senin 23 Februari 2026, kontraktor pembangunan Gene Bank Indonesia, PT Brantas Abipraya (Persero) menegaskan komitmen Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) perihal kebersihan truk dan jalan menuju proyek dengan membuat washing bay truk dan rutin melakukan pembersihan akses jalan.
Deputy Project Manager Pembangunan Gedung Gene Bank Indonesia dari PT. Brantas Abipraya (Persero), Iwan, menjelaskan perihal pembangunan Gene Bank yang merupakan program nasional, pihaknya sudah merespons aduan masyarakat dan rutin melakukan pembersihan kendaraan maupun jalanan di area pembangunan.
“Seperti yang disampaikan oleh Wali Kota Bogor kemarin, terkait dengan keluhan masyarakat, saat ini kami berusaha keras untuk melakukan pembersihan-pembersihan. Selain adanya washing bay untuk truk, setiap malam kami melakukan pembersihan bekerja sama dengan Damkar Kota Bogor untuk membersihkan jalanan,” jelas Iwan kepada wartawan pada Selasa, 24 Februari 2026.
Pihaknya juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat. “Ya, makanya kemarin itu kami mohon maaf apabila memang ada ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat. Kami berkomitmen lebih baik lagi,” ujar Iwan.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Biomedis dan Genomika pada Kemenkes RI, Indri Rooslamiati, memaparkan perihal pembangunan Gene Bank yang merupakan program nasional di atas tanah seluas 25 hektar.
Pihaknya sudah merespons aduan masyarakat dan rutin melakukan pembersihan kendaraan maupun jalanan di area pembangunan.
“Jadi nanti akan ada tujuh lantai di mana di dalamnya itu akan ada untuk repositori untuk spesimen dan juga beberapa laboratorium khususnya untuk genomik begitu,” ungkap Indri kepada wartawan.
Indri memaparkan, seperti yang disampaikan oleh Wali Kota Bogor Dedie A Rachim terkait dengan keluhan masyarakat, pihaknya berkomitmen berusaha keras untuk melakukan pembersihan-pembersihan.
“Selain ada washing bay, setiap malam kami melakukan pembersihan bekerja sama dengan Damkar Kota Bogor untuk membersihkan jalanan. Kami juga memberlakukan jam kerja mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB, tetapi karena ada beberapa urgensi seperti pengecoran yang tidak bisa berhenti dan sebagainya jadi sampai lewat dari pukul 22.00 WIB. Kami mohon maaf apabila memang ada ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat,” paparnya. (*)




















