Bogor24Update – Bupati Bogor, Rudy Susmanto memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberikan bantuan menyeluruh kepada warga terdampak bencana pergeseran tanah di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur.
Bantuan diberikan khususnya bagi 60 kepala keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan dan tidak dapat dihuni.
Saat meninjau lokasi, Jumat 30 Januari 2026, Rudy Susmanto didampingi Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah, Camat dan Forkopimcam Sukamakmur, Kepala Desa dan tokoh masyarakat, menyampaikan bahwa pendataan warga terdampak telah dilakukan.
Berdasarkan hasil pendataan tersebut, Pemkab Bogor memutuskan untuk memberikan bantuan biaya kontrak rumah selama enam bulan kepada seluruh warga terdampak.
“Paling lambat malam ini atau besok, bantuan biaya kontrak rumah akan kami salurkan ke korban,” ujar Rudy.
Rudy menjelaskan, bantuan kontrak rumah diberikan sebesar Rp750.000 per bulan selama enam bulan, sehingga setiap kepala keluarga akan menerima total Rp4.500.000.
Warga dipersilakan mengontrak rumah di lingkungan sekitar, termasuk di rumah orang tua atau kerabat.
Selain bantuan hunian sementara, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menyalurkan bantuan kebutuhan bahan pokok kepada 60 KK terdampak.
Bantuan sembako tersebut diharapkan dapat mencukupi kebutuhan warga selama kurang lebih satu bulan dan ditargetkan tersalurkan seluruhnya paling lambat besok melalui koordinasi pemerintah desa.
“Saya mengimbau agar warga segera meninggalkan tenda pengungsian dan mencari tempat tinggal sementara yang lebih layak,” kata Rudy.
Menurutnya, kondisi tenda tidak ideal, terutama saat cuaca hujan dan pada malam hari, serta berisiko bagi keselamatan anak-anak.
“Keselamatan dan kenyamanan warga menjadi prioritas kami. Tim kesehatan juga kami siagakan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga,” tuturnya.
Lebih lanjut, Rudy menegaskan bahwa rumah warga yang masuk kategori rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan akan mendapatkan bantuan perbaikan dan pembangunan kembali dari Pemerintah Kabupaten Bogor sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Di luar bantuan awal tersebut, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan bantuan lanjutan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat terdampak, terlebih menjelang memasuki bulan suci Ramadan.
“Pemerintah Kabupaten Bogor hadir bersama masyarakat. Warga kami minta tidak khawatir dan tetap semangat,” pungkas Rudy.(***)






















