Bogor24Update – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan Safari Ramadan ke Kota Bogor, pada Jumat, 27 Februari 2026.
Menko AHY menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, beserta jajarannya yang telah menyambut kedatangannya di Balaikota Bogor.
Kehadirannya bersama keluarga besar Partai Demokrat, seperti Sekretaris Jenderal Herman Khaeron dan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, untuk bisa turut peduli dan berbagi.
“Sore hari ini saya bisa datang ke Kota Bogor yang indah, yang asri, yang tentunya kita harapkan terus maju dan sejahtera,” ujarnya kepada awak media.
Dalam safarinya, AHY menyerahkan bantuan kepada para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di enam kecamatan di Masjid Jami At-Taqwa Balai Kota Bogor.
“Semangatnya tentu kita semua sebagai umat Islam selain meningkatkan ibadah dan ketakwaan kita langsung secara vertikal dengan Allah SWT, tapi juga secara horizontal melalui kepedulian sosial dan semangat berbagi ini menurut saya penting sekali,” katanya.
Selain itu, ia menyampaikan keinginannya ngabuburit sambil menyapa warga dan berolahraga. “Nanti kita akan ke lapangan Sempur , termasuk juga ada dialog dengan generasi muda yang ada di Kota Bogor,” ungkapnya.
Menurutnya, bantuan tersebut juga diharapkan memberi dampak ekonomi, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat serta menggerakkan pelaku UMKM.
“Kita tahu bahwa sebagian masyarakat perlu terus kita berikan atensi agar daya belinya juga terjaga, dan sekaligus kita bisa menghidupkan UMKM. Ini juga menjadi bagian niat tadi,” tuturnya.
Ia menilai Kota Bogor dari dulu memang terkenal dengan keindahannya dan selalu menjadi destinasi bukan hanya masyarakat sekitar, tetapi juga dari mana-mana.
“Suasananya menyenangkan, udaranya segar, ada Istana Kepresidenan, Kebun Raya Bogor dan masih banyak lagi daya tarik yang juga baik untuk pariwisata maupun masyarakat secara umum,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan lalu lintas dan tata ruang kota agar memberikan kesan nyaman bagi para pengunjung.
Menurutnya, impresi pertama dan terakhir seseorang terhadap sebuah kota sangat ditentukan oleh kelancaran akses dan kenyamanan.
“Saya rasa command center yang terus dibangun saat ini sangat penting sekali, bukan hanya untuk memantau kelancaran lalu lintas, tapi bisa memberikan gambaran kira-kira tata kota yang harus diperbaiki seperti apa,” ungkapnya.
“Karena kita juga ingin memastikan bahwa tata ruang wilayah proper atau sesuai dengan peruntukannya. Karena jangan sampai nanti ada yang justru menyebabkan permasalahan lingkungan termasuk bencana,” sambungnya.
Pihaknya juga ingin terus mendorong Kota Bogor sebagai kota unggulan, kota maju, kota pelajar dengan banyak perguruan tinggi.
Ia juga berharap ekonomi kreatif di Kota Bogor semakin berkembang. “Tadi pak Walikota juga bercerita sebagai performing art city. Jadi banyak sekali kreatifitas yang bisa dihadirkan,” pungkasnya. (*)




















