Bogor24Update – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mencatat sejumlah peserta pesta gay yang terungkap di sebuah vila di kawasan wisata Puncak, Kecamatan Megamendung, reaktif HIV dan sifilis.
Meski tak secara rinci disebutkan, Dinkes mencatat jumlah itu terungkap setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 75 orang peserta dengan satu diantaranya merupakan perempuan.
“Ada yang reaktif HIV ada yang non reaktif HIV, ada yang reaktif Sifilis dan ada yang clear (non reaktif),” ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty kepada wartawan di Cibinong, Selasa, 24 Juni 2025.
Fusia menyebut tak lebih dari setengahnya dari jumlah peserta yang reaktif akan HIV dan sifilis tersebut.
“Gak semua (reaktif), kurang dari 50 persen yang reaktif,” jelasnya.
Namun, Fusia menuturkan bahwa sebagian besar yang reaktif HIV dan Sifilis itu merupakan warga luar Kabupaten Bogor.
“Sebagian kecil yang berasal dari warga Kabupaten Bogor dan tinggal di Kabupaten Bogor, selebihnya tinggal di luar Kabupaten Bogor dari beberapa wilayah yang ada di sekitar Kabupaten Bogor,” tuturnya.
Adapun, menurut Fusia, nantinya warga luar Kabupaten Bogor yang reaktif HIV dan Sifilis akan ditangani oleh Dinkes masing-masing wilayah.
“Jadi kalau untuk yang warga Kabupaten Bogor itu kita layani di Puskesmas ditindaklanjut pengobatannya,” ungkapnya.
“Tapi kalau yang di luar Kabupaten Bogor diserahkan ke Dinkes masing-masing wilayah,” pungkasnya.(*)






















