Bogor24Update – Seorang pengunjung Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, nekat turun dari mobil saat Safari Journey dilaksanakan pada Sabtu 27 Desember 2025.
Aksi nekat yang dilakukan seorang perempuan itu beredar luas. Terlihat ia turun untuk memberikan makan ke sejumlah jerapah.
Padahal, di sekitar area ada papan peringatan ‘Dilarang Turun dari Kendaraan’ karena membahayakan nyawa dengan banyaknya hewan buas di sejumlah titik.
Manajer Marcom TSI Bogor, Danang Wibowo menyayangkan adanya tindakan yang dilakukan pengunjung tersebut.
“Saya sangat menyesalkan bahwa itu kembali terjadi oleh pengunjung TSI Bogor yang turun di sekitar kandang Jerapah, Rusa, Zebra, dan Babi Kutil,” ujar Danang kepada wartawan, Selasa 30 Desember 2025.
Danang menyebut, kejadian itu bukan pertama kali terjadi dilakukan pengunjung, melainkan sudah pernah terjadi beberapa waktu sebelumnya.
“Sebenarnya imbauan untuk tidak turun di area satwa itu sudah kita lakukan di berbagai channel informasi melalui sosial media, dan website. Jadi, sebelum pengunjung masuk ke area Safari Journey itu sudah kita beri peringatan dilarang turun di area satwa sebenarnya,” ucapnya.
Imbas kejadian itu, Danang menegaskan akan memberikan sanksi terhadap pengunjung tersebut.
“Sanksi dari kami masih dalam tahap investigasi, nanti akan ditindaklanjuti apakah ada sanksi atau tidaknya itu masih dalam investigasi karena pengunjung ini belum diketahui (asalnya),” tuturnya.
Danang mengimbau, kepada para pengunjung TSI Bogor untuk tidak turun saat Safari Journey karena membahayakan nyawa.
“Kami imbau dan melarang agar pengunjung TSI Bogor tidak turun di area Safari Journey karena keselamatan pengunjung adalah prioritas kami,” pungkasnya.(*)






















