Bogor24Update – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri Bhakti Lintas Agama dalam rangka peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang digelar di MAN 1 Kota Bogor.
Dedie Rachim menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 yang menjadi momentum penting sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Kementerian Agama (Kemendag).
“Di sini momentum di mana Pemkot Bogor memberikan kontribusi dalam bentuk aset yang luasnya kurang lebih 3800 meter persegi, yang didedikasikan untuk diperbaiki fasilitasnya sarana prasarana oleh Kementerian Agama Republik Indonesia khususnya di MAN 1,” ujar Dedie Rachim kepada wartawan, Senin 12 Januari 2026.
Selain itu, Pemkot Bogor juga menghibahkan kantor Kementerian Agama, kantor KUA, satu unit kendaraan roda empat, tujuh unit kendaraan roda dua, serta satu tiket umrah yang diberikan sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan HAB ke-80.
“Intinya, ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Bogor untuk terus mendukung dan memajukan pendidikan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan HAB ke-80 di Kota Bogor diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, mulai dari apel bersama, kerja bakti membersihkan rumah ibadah, donor darah, doa lintas agama, hingga bazar UMKM.
Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama dan ceramah kebangsaan yang disampaikan oleh Maulana Habib Luthfi bin Yahya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Bogor, Dede Supriatna, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan penuh dari Pemkot Bogor.
Ia menyebutkan bahwa hibah aset dan kendaraan operasional tersebut sangat membantu pelaksanaan tugas dan fungsi Kemenag di Kota Bogor.
“Alhamdulillah, kegiatan ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah. Kehadiran tokoh lintas agama serta ceramah kebangsaan dari Maulana Habib Luthfi menjadi puncak acara yang memperkuat rasa kebangsaan, NKRI dan toleransi di negara yang kita cintai,” jelasnya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan HAB ke-80 ini adalah bentuk kebersamaan dan semangat toleransi di Kota Bogor. “Inilah giat yang dilaksanakan di Kota Bogor untuk Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (*)






















