Bogor24Update – Intensitas bencana alam pada musim penghujan di Januari 2026 relatif tinggi. Masyarakat, khususnya warga Kota Bogor, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Fetty Anggraenidini, di Gedung DPRD Kota Bogor, Senin, 26 Januari 2026.
Fetty mengatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung hingga awal Februari 2026.
“Berdasarkan informasi dari BMKG, juga sudah ada peringatan cuaca ekstrem yang akan terjadi sampai awal Februari. Kepada masyarakat Kota Bogor diharapkan terus berhati-hati, menjaga diri, serta menjaga lingkungan,” ujar Fetty, dikutip Selasa, 27 Januari 2026.
Ia juga mengingatkan, warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap siaga, terutama saat hujan turun pada malam hari.
“Kalau bisa, warga bekerja sama dengan RT dan RW setempat, misalnya dengan mengaktifkan kembali siskamling. Karena bencana longsor sering terjadi pada malam hari dan subuh,” katanya.
Fetty menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi dan menangani potensi bencana di wilayah Kota Bogor.
“Kami akan bekerja sama di tingkat kota dengan dinas terkait untuk penanggulangan bencana di Kota Bogor,” pungkasnya. (*)






















