Bogor24Update – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 241 bencana alam terjadi sepanjang Januari 2026.
Data yang dihimpun dari 1 sampai 24 Januari 2026 itu didominasi bencana alam longsor.
“Dari awal tahun sampai 24 Januari itu yang tercatat ada 241 bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bogor. Didominasi longsor,” ungkap Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, Selasa 27 Januari 2026.
Setelah longsor, bencana kedua yang paling banyak terjadi adalah angin kencang.
“Tanah longsor itu ada 109 kejadian, angin kencang juga 109, pergerakan tanah 12, dan banjir 11,” jelas Andi.
Untuk lokasinya, tambah Andi, bencana hidrometeorologi sering terjadi di wilayah Bogor bagian Barat.
“10 wilayah yang tercatat paling banyak bencana alam ada Jasinga, Rancabungur, Sukajaya, Dramaga, Cigombong, Cigudeg, Megamendung, Bojonggede, Ciawi, dan Cijeruk,” tuturnya.
Meski begitu, Andi mengungkapkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dari kejadian tersebut.
“Tapi total rumah rusak ringan, sedang, dan berat mencapai 335 unit,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Andi menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada saat di manapun berada. Mengingat, Pemkab Bogor telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Bogor.
“Kita tanggap darurat sampai 6 Februari, maka masyarakat dihimbau untuk selalu waspada di manapun berada,” pungkasnya.(*)






















