Bogor24Update – Gelaran Kirab Merah Putih di Kabupaten Bogor dinodai oleh aksi dua pencopet di kawasan Pemerintah Daerah (Pemda), Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis 14 Agustus 2025.
Pelaku kriminal tersebut melancarkan aksinya dengan menyamar, berpura-pura sebagai peserta Kirab Merah Putih. Mereka mengenakan seragam Pramuka hingga berbaur dengan peserta lainnya.
Aksi kedua pelaku tersebut diketahui setelah ada salah satu peserta yang menangis saat handphonenya hilang.
Tak lama kemudian, pelaku yang masih ada di lokasi diamankan oleh petugas dan digelandang ke sebuah pos pengamanan yang ada di area Lapangan Tegar Beriman untuk menghindari amukan massa.
Person In Charge (PIC) Event Organizer Kirab Merah Putih, Mella membenarkan adanya kehilangan dua handphone milik pelajar dalam kegiatan tersebut.
“Tadi yang kehilangan handphone ada dua, dan ada dua pelaku juga,” ujar Mella kepada wartawan.
Mella menyebut, kedua pelaku melakukan aksinya dengan menyamar sebagai seorang guru yang menggunakan baju pramuka.
“Pencurinya itu memang sudah mempersiapkan diri, dia mengaku sebagai guru sekolah, jadi agak susah terdeteksi mereka pakai baju pramuka,” ucapnya.
Saat ini, kedua pelaku telah diamankan dan dibawa ke Polres Bogor.
“Sudah di Polres Bogor,” tuturnya.
Adapun, Mella mengklaim bahwa sektor pengamanan di kegiatan tersebut sudah cukup baik meski telah terjadi aksi pencopetan.
“Alhamdulillah kita ada quick control, dari Polri dan Polres semuanya siap. Jadi, ketika mulai ada kerusuhan dan tim pengamanan kita, aparat-aparat sudah langsung disekap dan diambil,” cetusnya.
Sementara itu, salah satu korban pencopetan yang merupakan siswi SMPN 2 Cibinong, Keisya mengungkapkan bahwa hilangnya handphone miliknya saat berada di tengah kerumunan jajanan gratis.
“Aku mau dapat tiket jajanan gratis, terus handphonenya aku taro kantong baju. Nah, pas aku jalan mau ngabarin teman tiba-tiba handphone sudah ga ada dan aku panik,” ungkapnya.
Menurut Keisya, pelaku tersebut merupakan seorang pencopet profesional yang sudah sering melakukan aksinya.
“Hilangnya ga kerasa soalnya, aku kayak didorong-dorong gitu,” pungkasnya.(*)






















