Bogor24Update – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meresmikan bangunan baru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Duta Pakuan yang berlokasi di Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang lebih layak dan merata.
Dedie Rachim menegaskan komitmen Pemkot Bogor untuk terus memperbaiki rasio jumlah dan sebaran sekolah di seluruh wilayah Kota Bogor. Pemerataan menjadi fokus utama agar masyarakat luas dapat memperoleh akses pendidikan dengan lebih mudah.
“Ikhtiar Pemerintah kota Bogor terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui sarana-prasarana pendidikan. Jadi rasio jumlah dan sebaran sekolah diupayakan semaksimal mungkin harus lebih merata dan menjangkau masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi fasilitas bangunan baru SDN Duta Pakuan yang dinilainya sangat baik dan dapat menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah lain.
Meski demikian, Dedie memberikan catatan khusus terkait pentingnya penerapan konsep bangunan hemat energi.
“Ke depan harus diperhatikan betul-betul gedung yang hemat energi. Misalnya ketinggian plafon harus baik untuk sirkulasi udara dan pencahayaan. Jadi tidak perlu pakai AC, sehingga dapat menekan biaya rutin,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa bangunan yang telah dibangun dengan kualitas baik harus dijaga dan dipelihara karena merupakan hasil jerih payah masyarakat, termasuk para pembayar pajak.
Selain pembangunan fisik, Dedie juga menyoroti tantangan pendidikan ke depan, termasuk sebaran dan radio serta jumlahnya. Pemerintah Kota Bogor juga tengah memperhitungkan kebutuhan siswa yang belum terakomodasi, terutama dari kalangan pra-sejahtera.
“Walaupun sudah banyak sekolah swasta, ada siswa tidak mampu yang perlu perhatian. Akan ada bantuan dari Pemerintah Kota Bogor agar mereka bisa bersekolah di sekolah swasta dengan dukungan subsidi,” tuturnya.
Terkait rencana pembangunan sekolah satu atap (satap), Wali Kota menyampaikan bahwa prosesnya masih dalam tahap perhitungan dan belum dapat direalisasikan dalam satu tahun kedepan . Untuk saat ini, pemerintah akan memprioritaskan pembangunan sekolah menengah atas negeri.
“Yang akan kita proses segera adalah SMA Negeri. Ada SMA Negeri 11 di Kayumanis, dan SMA Negeri 12 di Kertamaya,” pungkasnya. (*)






















