Bogor24Update – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan komitmen Pemerintah Kota (pemkot) Bogor dalam menjadikan wilayah Kecamatan Bogor Timur sebagai pusat pertumbuhan dan masa depan pembangunan Kota Bogor.
Hal tersebut disampaikan Dedie Rachim usai menghadiri Musrenbang Kecamatan Bogor Timur, pada Rabu, 21 Januari 2026.
Dedie Rachim mengungkapkan, kantor pusat pelayanan masyarakat Kota Bogor ke depan akan ditempatkan di wilayah Bogor Timur, tepatnya di Katulampa.
Ada 21 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor direncanakan akan dipindahkan ke kawasan tersebut. Kawasan ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
“Bogor Timur adalah masa depan Kota Bogor. Pusat pelayanan masyarakat akan berada di sana, di situ juga akan dilengkapi fasilitas olahraga, fasilitas beribadah dan akses jalan yang memadai,” ujarnya.
Untuk mendukung konektivitas kawasan, lanjut ia, Pemkot Bogor akan membuka akses jalan dari arah Bogor Raya masuk sampai ke Sumarecon melalui Jalan Parung Banteng.
Disamping itu, Pemkot Bogor juga mempersiapkan pelaksanaan ground breaking Terminal Baranangsiang yang direncanakan berlangsung pada tahun ini. Terminal tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan TOD yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi.
“Nanti terminal Baranangsiang akan kita jadikan TOD yang terintegrasi dengan LRT, bus, dan trem,” jelasnya.
Pembangunan infrastruktur lainnya di tahun ini, kata Dedie Rachim, kelanjutan proyek jalan R3 yang ditargetkan tersambung pada akhir tahun 2028.
“Insyaallah kalau memang uangnya cukup, tetapi itu determinasi atau langkah yang akan kita ambil karena mukanya Kota Bogor ini kan dari Bogor Timur terutama masuk dari Sindangrasa, Sindangsari, dan Katulampa itu menjadi mukanya Kota Bogor,” pungkasnya. (*)






















